Enembe-Ibo Menangi Pemilihan Bupati Puncak Jaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jayapura:Pasangan Lukas Enembe dan Henock Ibo ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya periode 2007-2012 dalam rapat pleno penghitungan suara KPUD Puncak Jaya yang berlangsung Rabu (4/4) kemarin.Pasangan nomor urut 1 itu diusung Partai Koalisi Pembaharu Puncak Jaya, yaitu Partai Demokrat, Golkar, PKPB, PKB, PAN, PDK dan PBB, dan memperoleh 54.929 suara atau 59 persen. Sementara pasangan nomor urut 2, Elvis Tabuni-Paul Tabuni, memperoleh 17.538 suara atau 19 persen dan pasangan nomor urut 3, Elieser Renmaur-Daniel B Wakerkwa, memperoleh 20.579 suara atau 22 persen.Meski dikhawatirkan akan terjadi kericuhan pasca penetapan bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPUD, namun rapat tersebut berlangsung aman dan lancar dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian sebanyak 1 SSK dan dari TNI sebanyak satu peleton, serta sekitar 400 orang yang menamakan dirinya sebagai barisan merah putih pimpinan Tadius Talenggen yang juga sebagai Ketua KNPI Puncak Jaya.Dalam rapat pleno yang tidak dihadiri kandidat 2 dan 3, serta saksi-saksinya, Ketua KPUD Puncak Jaya, Nesco Wenda, mengatakan tidak ada laporan keberatan yang disampaikan saksi-saksi dari 3 kandidat maupun Panwas dari tingkat distrik, sehingga pelaksanaan pilkada telah berjalan sesuai dengan tahapannya.“Maka secepat mungkin kami akan membawa keputusan ini ke DPRD Puncak Jaya untuk mengajukan surat keputusan pelantikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Provinsi Papua,” kata Nesco, hari ini yang dihubungi di Kota Mulia.Sebelumnya, wasil pasangan nomor urut 2 Soltifius Tabuni dan tim kandidat nomor urut 3 Baharudin Kalauw mengatakan kedua pasangan kandidat ini terpaksa mengajukan gugatan langsung ke tingkat Mahkamah Agung lewat Pengadilan Tinggi Papua, sebab pengaduan kedua kandidat tersebut tak pernah mendapat tanggapan, baik dari KPUD Puncak Jaya dan Panwas Puncak Jaya.Gugatan ini diajukan karena banyaknya pelanggaran saat pemilihan yang tidak direspon oleh kedua lembaga yang seharusnya independent tersebut. Misalnya saja dalam daftar pemilih tetap, jumlah pemilih dari satu RT ke RT yang lainnya jumlahnya sama.KPUD Puncak Jaya, menurut Baharudin, juga melakukan kesalahan usai pemungutan suara yang berlangsung 22 Maret lalu. Seharusnya, kata dia, KPUD Puncak Jaya mengumumkan hasil sementara perolehan suara dari masing-masing distrik pada tabulasi suara setelah dua jam pasca-pilkada berlangsung. “Hal itu tidak dilaksanakan KPUD,” katanya di Jayapura.Cunding Levi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.