Datangi Kedubes Amerika, Kapolwil Surakata Tuduh Anak Buahnya Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surakarta:Kepala Polwil Surakarta Komisaris Besar TS Guliansyah menuduh anak buahnya, Briptu Djoko Purwanto, sedang menderita sakit berkaitan kedatangannya ke Kedutaan Besar Amerika Serikat kemarin. Tim provost dipimpin Ajun Komisaris Legiman telah dikirimke Jakarta untuk menjemput Djoko. "Sudah saya katakan, kalau dia (Djoko Purwanto) itu sakit. Mau tanya apa lagi. Sakit ya sakit. Mau dikait-kaitkan dengan apa lagi," kata Kapolwil dengan nada tinggi, ketika dihubungi Tempo News Room, Senin (14/1). Ia tidak mau berkomentar lebih jauh, termasuk ketika ditanya kemungkinan hukuman bagi Djoko. “Dia itu sakit nanti kami obati,” tegasnya menutup telepon seluler. Djoko disebut-sebut bermaksud meminta suaka kepada Kedubes Amerika Serikat. Tapi, Kepala Satuan Intelijen Polwil Surakarta, Komisaris Aji Ma'in membantah kabar itu. Aji mengatakan Djoko Purwanto ingin melamar pekerjaan sebagai satpam di Kedubes Amerika. “Ia merasa gajinya sebagai polisi tidak mencukupi kebutuhan hidup. Inisiatif melamar sebagai satpam muncul ketika Djoko bertemu dengan rekan lamanya yang menjadi satpam kedutaan negara lain," jelas Aji Ma'in. Dijelaskan pula, tim provost yang menjemput Djoko telah berhasil menemui yang bersangkutan. Tapi, belum ada kepastian kapan Djoko dibawa ke Solo. "Sekarang bersama tim yang menjemputnya malah sudah di Mapolda Metro Jaya," sambung dia. Informasi yang dikumpulkan, sebelumnya berdinas di kesatuan Sabhara Polwil Surakarta, Djoko pernah bertugas di satuan reserse Polres Boyolali. Ia kerap mengungkap kejahatan, terutama pencurian kendaraan bermotor. “Sepengetahuan saya, track record Djoko itu lebih sering bertugas di bagian kriminal, khususnya yang menangani curanmor," kata sumber di Polwil Surakarta. (Imron Rosyid)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Fakta Begal Sepeda

    Begal Sepeda yang mulai berkeliaran di Jakarta mulai meresahkan warga Ibu Kota.