Mahasiswa Tuntut Gaji BRR Diturunkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Sekitar 50 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, unjuk rasa di depan Kantor Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias, menuntut gaji pegawai badan itu diturunkan.Alasannya, gaji pegawai BRR dianggap terlalu besar. Misalnya kepala BRR gajinya Rp 60 juta, wakilnya dibayar Rp 54 juta, dan sekretaris BRR digaji Rp 50 juta per bulan. Adapun deputi BRR sekitar Rp 50 juta, para direktur Rp 28-30 juta, manager Rp 18-21 juta, asisten manager Rp 10-18 juta per bulan.Mereka mengusung poster di antaranya bertuliskan: Tak Pernah ke Aceh Terima Gaji Besar dan Rakyat Sengsara BRR Kaya. Hasnan, koordinator aksi, mengatakan gaji yang diterima pewagai tak sebanding dengan hasil rekontruksi yang diamanatkan. "Etos kerja tak maksimal. Karena itu gaji mereka harus diturunkan," ujarnya, Senin (26/3).Tengku Kamaruzzaman, Sekretaris Badan Pelaksana BRR, yang menerima mahasiswa, menyebutkan BRR berkerja sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2005 Tentang BRR Aceh Nias. "Kami tidak punya kewenangan mengubah undang-undang," katanya.Adi Warsidi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.