Kamis, 22 Februari 2018

Ja'far Diculik, Bukan Ditangkap

Oleh :

Tempo.co

Senin, 11 Agustus 2003 15:14 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima Laskar Jihad Ahlusssunah Wal Jamaah, Ja’far Umar Thalib bukan ditangkap tapi diculik. Hal tersebut dikatakan Santoso Muslim Tamam, Ketua III Ahlussunah Wal Jamaah Cabang Surabaya ketika menjenguk Ja’far yang sedang ditahan di Mabes Polri, Minggu (5/5) siang. Menurut Muslim yang datang bersama tiga temannya itu, dirinya mendampingi Ja’far ketika ditangkap di Surabaya. "Itu bukan penangkapan karena tidak melalui prosedur resmi seperti tidak adanya surat penangkapan dan dokumen resmi lainnya. Tahu-tahu ditangkap!" kata pria berjenggot yang datang sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan mobil kijang warna hitam berplat nomor B173 CV itu. Bersama salah seorang temannya, Muslim turun dari mobil dan meminta izin ke petugas di pos jaga untuk membesuk Ja’far dan mengantar pakaian. Akan tetapi, mereka tidak diperbolehkan masuk karena belum masuk jam besuk. "Kami tidak boleh masuk karena menurut anggota, atasannya belum memperbolehkan," katanya kepada para wartawan. Menurut Muslim yang datang ke Jakarta karena ada urusan lain ini, maksud kedatangannya adalah membesuk panglima dan mengantar beberapa pesanan Ja’far. Ketika ditanya bagaimana Ja’far meminta pesanannya, dia tidak mau menerangkan lebih lanjut. "Kami ingin besuk dan mengantar kitab suci, pakaian dan beberapa kebutuhan sehari-hari panglima," jawabnya. Muslim kemudian meninggalkan Mabes Polri untuk salat Lohor. Setengah jam kemudian sekitar pukul 12.30 WIB, Muslim beserta tiga temannya datang lagi ke Mabes untuk malakukan konfirmasi soal jam besuk tersebut. Ternyata dijawab AKP Made M, komandan jaga polisi, "Hari ini bukan hari besuk jadi tidak ada jam besuk." Maka, sempat terjadi ketegangan antara polisi dan para pembesuk. Pembesuk bersikeras bahwa alasan penolakan polisi pertama karena bukan jam besuk. "Sekarang Anda bilang bukan hari besuk," kata Muslim. Akan tetapi polisi itu tetap ngotot dan mengatakan, "Ini perintah atasan!" Akhirnya, Muslim diijinkan masuk dan sempat bertemu Ja'far selama dua menit."Tidak ada pembicaraan penting. Kami hanya disuruh sabar menunggu," katanya sambil berjalan menuju mobil, sesaat setelah bertemu Ja'far. Muslim hanya mengatakan, Ja'far dalam keadaan sehat dan diperlakukan baik. Setelah itu, dia bergegas menuju mobil dan meninggalkan Mabes Polri. Setelah kejadian tersebut, tampak pintu gerbang Mabes Polri di Jalan Trunojoyo ditutup rapat dan dijaga ketat. (D.A Candraningrum-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.