Rapat Kerja Komisi Hukum DPR Dengan KPK Tegang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat kerja Komisi Hukum DPR dan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung tegang. Ketegangan dimulai ketika salah satu usulan Komisi III agar mendesak KPK mengambil alih kasus korupsi Direktur Utama PLN, Eddi Widiono dalam kasus Pembangkit Listrik di Borang, Sumatera Selatan mulai dibahas.Anggota Komisi Hukum DPR, Aulia Rahman menganggap tidak seharusnya DPR mengusulkan secara kasus per kasus apa lagi sampai menunjuk ke salah satu orang. “ini usulan yang goblok, “ ujarnya.Yusuf Supendi, Anggota Komisi lainya yang merasa mengajukan usulan tersebut kontan saja tersinggung dan mengajukan interupsi atas perkataan 'kasar' Aulia Rachman.Suryama, Anggota Komisi yang berasal dari sau fraksi dengan Yusuf langsung bereaksi membela koleganya. “Saya harap ucapan-ucapan yang tidak sopan seperti itu ditarik kembali,” kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini.Ketegangan ini kemudian diredakan oleh Ketua Komisi, Trimedya Panjaitan dan menegaskan agar menghindari kata–kata yang tidak sopan.Setelah pembahasan yang memakan waktu hampir 1 jam akhirnya usul tersebut didrop.Gunanto E S

     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.