Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Siap Dipasangkan Siapa pun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mendatangi acara pembukaan rapat kerja nasional Partai Amanat Nasional di Hotel Grand Asrilia, Bandung, 21 Agustus 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mendatangi acara pembukaan rapat kerja nasional Partai Amanat Nasional di Hotel Grand Asrilia, Bandung, 21 Agustus 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sempat meragukan kebenaran surat yang beredar mengenai dukungan Partai Golkar kepadanya untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Dalam surat tersebut, Ridwan dipasangkan dengan salah satu kader Partai Golkar, Daniel Mutaqien Syafiuddin.

    "Bisa saja hoax kan. Karena, kalau saya lihat, tanggal suratnya belum ada. Dan yang lain, seperti nomor suratnya, belum ada," ujarnya di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 22 September 2017.

    Baca: Kata Ridwan Kamil Soal Kabar Dukungan Golkar di Pilgub Jabar 2018

    Ridwan tidak menampik dirinya berkomunikasi dengan Golkar untuk penjajakan, seperti yang dilakukannya dengan partai lain. Ia memang berharap mendapatkan dukungan dari Golkar untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

    Meski tak yakin dengan kebenaran surat itu sejak awal, Ridwan mengaku tak kaget dipasangkan dengan Daniel. "Enggak kaget. Karena dari awal, siapa pun wakilnya, saya enggak ada masalah," kata Wali Kota Bandung yang akrab disapa Emil ini.

    Terkait dengan surat tersebut, Ridwan meminta awak media menanyakan kebenarannya langsung ke Dewan Pengurus Pusat Golkar. "Pertama, silakan tanya langsung ke DPP Golkar terkait dengan konfirmasi surat ini. Kedua, faktanya, saya belum menerima apa pun, termasuk suratnya. Jadi saya tidak bisa mengkonfirmasi kebenarannya," tuturnya.

    Ridwan saat ini telah mendapatkan dukungan secara resmi dari Partai Nasional
    Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa untuk maju dalam pilgub Jawa Barat 2018. Ia telah menerima surat resmi dukungan dari kedua partai tersebut.

    Baca: Beredar SK Golkar Usung Ridwan Kamil, Idrus: Surat itu Bodong

    Kecurigaan Ridwan pun terbukti. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham membantah mengeluarkan surat keputusan tersebut. "Terkait dengan beredarnya surat, saya mengistilahkan itu adalah surat bodong," katanya dalam konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat, 22 September 2017.

    Meski demikian, Idrus mengungkapkan Golkar sebelumnya memang melakukan beberapa simulasi pemasangan calon untuk pilgub Jawa Barat 2018. Ridwan Kamil, kata dia, sempat disimulasikan berpasangan dengan Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Dedi Mulyadi dan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat, Daniel Mutaqien.

    Idrus mengklaim, hingga hari ini, partainya belum mengeluarkan keputusan resmi terkait dengan calon yang akan diusung maju dalam pilgub Jawa Barat 2018. Ia mengatakan pengumuman penetapan itu akan dilakukan setelah rapat dengan tim pemenangan pemilihan umum dan mendapat persetujuan dari Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

    AMINUDDIN A.S. | BUDIARTI UTAMU PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?