Pedestrian Multi Fungsi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedestrian Multi Fungsi

    Pedestrian Multi Fungsi

    INFO NASIONAL - Pedestrian kian digarap sebagai sarana multifungsi. Seperti di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan area pedestrian di kawasan Jalan Sudirman – MH Thamrin nanti dapat digunakan sebagai sarana atau tempat kumpul anak-anak muda. Selain tentu sebagai sarana pejalan kaki.

    Nanti terdapat sejumlah titik di sepanjang pedestrian tersebut yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat kumpul anak-anak muda, terutama pada malam hari. Jadi nanti di beberapa titik bisa digunakan sebagai tempat kumpul anak-anak muda. Tetapi tidak boleh permanen. Bisa digunakan pada malam hari, misalnya mulai pukul 21.00 WIB. Di sepanjang pedestrian tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan satu lajur yang khusus untuk sepeda. Sehingga, sepeda akan memiliki jalur tersendiri. Dia mengungkapkan peletakan batu pertama yang menandai dimulainya pekerjaan perluasan pedestrian di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin itu akan dilakukan pada akhir September atau awal Oktober 2017.

    Bukan hanya Jakarta, Pemkot Bekasi juga membangun jalur pejalan kaki (pedestrian) dan jalur khusus sepeda.  Wajah pedestrian Kota Bekasi sudah sangat berubah. Pemkot Bekasi kini seakan memanjakan warganya untuk berjalan kaki dengan aman dan nyaman tanpa perlu khawatir diklakson ataupun ditabrak oleh pengguna kendaraan bermotor.  Konsep pembangunan pedestrian ini juga menyiapkan  di bawah pedestrian tersebut utilitas kota. Tujuan utamanya yakni, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya. Sehingga masyarakat tak perlu lagi menggunakan kendaraan bermotor hanya untuk menempuh perjalanan 1-3 kilometer. Khususnya bagi penghuni apartemen yang juga sudah banyak dibangun di sana.

    Maka ketika Lippo Group membangun kota baru Meikarta ini akan menjadi kota  yang indah, lengkap, modern dan tercanggih se Asia Tenggara, masalah keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki juga diperhitungkan.  Infrastruktur yang dilakukan adalah merancang Meikarta dengan sistem tata kota grid (grid system). Tata kota jenis ini diterapkan di beberapa negara maju  seperti di New York.

    Disiapkan desain jalan   dengan “4 layers of coherent internal road network”. Tingkat teratas khusus untuk pejalan kaki sehingga jalan-jalan di Meikarta tak perlu memiliki trotoar. Di bawahnya jalan khusus untuk tamu yang ingin menikmati fasilitas fasilitas umum dan sosial di Meikarta. Di bagian  bawah lagi jalan khusus untuk penghuni Meikarta. Jalan ini juga dilengkapi tempat parkir pribadi. Di tingkat terbawah adalah jalan untuk kendaran yang hanya numpang lewat.

    Konsep pembangunan Meikarta juga ramah untuk anak-anak. Ada galeri pejalan kaki, jadi aman buat anak-anak. Di pedestriannya warga bisa bermain atau bersantai  dengan nyaman. Sehingga bentuk pedestrian  yang tengah disiapkan oleh Jakarta dan Bekasi, di Meikarta akan hadir lebih  lebar dan nyaman. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.