Topi Berlogo Palu Arit dari Luar Negeri Disita Bea Cukai Kediri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi palu dan arit (konsep komunisme). Shutterstock

    Ilustrasi palu dan arit (konsep komunisme). Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Bea dan Cukai Kediri menyita topi berlogo palu arit yang diselundupkan dari luar negeri. Topi tersebut dipesan seseorang melalui jasa pengiriman Kantor Pos.

    Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Turanto Sih Wardoyo mengatakan topi berbentuk khas Rusia dengan bahan beludru ini dikirim seseorang dari luar negeri atas pesanan orang Kediri. “Dikirim dari salah satu negara yang lekat dengan faham komunis,” kata Turanto di Kediri, Kamis 14 September 2017.

    Topi berwarna hitam itu, menurut Turanto, dikirim melalui jasa Kantor Pos Kediri. Sesuai prosedur pemeriksaan barang kiriman luar negeri, petugas Kantor Pos bersama Bea Cukai Kediri membongkar kiriman-kiriman tersebut dan mendapati sejumlah barang illegal. Untuk penyidikan lebih lanjut, Bea Cukai menyerahkan penyidikan kasus itu ke polisi.

    Baca juga: Cerita Rizieq Soal Palu Arit dan Seandainya Menginjak Semut  

    Tak hanya topi Rusia berlogo palu arit, petugas Bea Cukai juga mengamankan 52 unit alat bantu sex (sextoys), 6 telepon seluler, airsoftgun lengkap dengan pelurunya, 200 pcs cakram optic, 41 DCD dan foto porno, 1.040 butir pil, dan 91 pcs kosmetik. Seluruh barang-barang yang dikirim melalui Kantor Pos itu memiliki nilai ekonomi sekitar Rp 150 juta.

    Selain penindakan barang selundupan, petugas juga berhasil mengamankan 179.192 hasil tembakau tanpa pita cukai dan, 46,26 liter minuman mengandung Etil Alkohol illegal, serta 540 keping pita cukai MMEA palsu. “Itu hasil tangkapan dalam beberapa kali dan kita musnahkan hari ini,” kata Turanto.

    Wakil Kepala Kantor Pos Kediri Suhatono Anton mengatakan pemeriksaan benda-benda kiriman dari luar negeri memang banyak melalui kantornya. Selain kecepatan layanan yang tak kalah dengan perusahaan jasa pengiriman swasta, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kantor Pos terus bertumbuh. “Namun kami tetap ketat memeriksa semua barang yang masuk,” katanya.

    Termasuk diantaranya adalah puluhan sextoys dan  topi Rusia berlogo palu arit. Perkembangan teknologi marketing melalui online, menurut Anton, telah mendongkrak kuantitas transaksi barang dari luar negeri. Hal ini menjadi tantangan baru dalam pengawasan benda-benda illegal berkonten pornografi.

    Baca juga: Soal Logo Palu Arit, Fadli Zon Sependapat dengan Rizieq

    Meski tak ingat persis jumlah pengirimannya, namun tren pengiriman benda-benda seperti sextoys cenderung meningkat. Rata-rata benda itu diimpor dari China kepada pemesan di Indonesia.  Dari puluhan benda yang dimusnahkan oleh Kantor Bea Cukai siang tadi, mayoritas peralatan tersebut berbentuk alat bantu untuk wanita.

    Gerakan Pemuda Ansor tak melihat motif politik dalam penyelundupan topi Rusia berlogo palu arit di Kediri. Topi tersebut diselundupkan seseorang dari luar negeri melalui jasa pengiriman Kantor Pos.

    Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri Munasir Huda mengatakan organisasinya tak akan menanggapi berlebihan penemuan topi berlogo palu arit tersebut. Dia yakin jika pemesan topi yang hingga kini belum diketahui identitasnya hanya berniat iseng. "Sejauh ini saya belum melihat ada yang mengarah pada sebuah gerakan, biasanya untuk gaya dan eksistensi saja," kata Huda kepada Tempo, Jumat 15 September 2017.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.