Deisti Novanto: Jantung dan Ginjal Setya Bermasalah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melakukan aksi unjuk rasa membawa poster bergambar Ketua DPR Setya Novanto, di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 14 September 2017. Dalam aksi damai ini mereka mendesak KPK untuk segera menahan Setya Novanto setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus megaproyek KTP-el. TEMPOImam Sukamto

    Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melakukan aksi unjuk rasa membawa poster bergambar Ketua DPR Setya Novanto, di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 14 September 2017. Dalam aksi damai ini mereka mendesak KPK untuk segera menahan Setya Novanto setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus megaproyek KTP-el. TEMPOImam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri Setya Novanto, Deisti Astriani, mengatakan kesehatan suaminya, tersangka proyek pengadaan KTP elektronik itu, belum membaik. Selain menderita vertigo, kata dia, diketahui jantung Setya bermasalah. "Kemarin baru diperiksa jantungnya dan ada pengapuran," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 September 2017. Dokter Rumah Sakit Siloam tempat Ketua DPR RI itu dirawat, kata dia, masih terus memantau kondisi Setya.

    Deisti mengatakan suaminya memiliki masalah pada organ vitalnya. "Fungsi ginjalnya kurang bagus.” Soal penyakit gula, sudah lama diketahui diderita Setya.

    Baca:
    Mantan Sekjen Kemendagri Akui Bertemu Setya Novanto Bahas e-KTP
    Gerindra Sebut Surat untuk Setya Novanto Bukan ...

    Ada lagi catatan lainnya. "Ada plak titik-titik di kepala cukup banyak.” Ia tidak menjelaskan di mana posisi plak-plak itu di kepala Setya. Dokter, kata dia, juga sedang mengobati plak-plak itu.

    Setya mendadak sakit pada Ahad malam, sebelum hari pemeriksaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin, 11 September 2017. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengantarkan surat keterangan sakit ke KPK pada hari Senin. Saat itu, Idrus mengatakan bahwa gula darah Setya naik setelah berolahraga, sehingga harus dirawat di rumah sakit. Setya dirawat di Rumah Sakit MMC Siloam. Sedangkan mantan Ketua Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, Setya baik-baik saja sebelumnya, bahkan menghadiri beberapa acara.  

    Baca juga:
    Gunung Dieng Waspada, Jangan Dekati Kawah Sileri
    KPAI Minta Kepolisian Selidiki Peredaran Obat PCC

    Akan halnya dokter DPR Heri Suseno mengatakan sepengetahuannya Setya terindikasi vertigo. "Beliau main pingpong lalu jatuh. Jadi ada indikasi itu vertigo," kata Heri soal kondisi Setya di Rumah Sakit MMC Siloam, Semanggi, Jakarta, Selasa 12 September 2017. Heri enggan berspekulasi soal indikasi penyakit lain Setya. Menurut dia, kini penanganan Setya menjadi tanggung jawab RS MMC Siloam. "Saya tidak mau berspekulasi. Saya tidak bisa lagi campur tangan kalau sudah dalam penanganan," ujar Heri.

    Deisti menuturkan meski kondisi suaminya belum stabil namun bisa diajak berkomunikasi. Setya juga sudah bisa berdiri meski tidak untuk waktu yang lama. "Minta doanya saja," kata dia. 


    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.