KPK Periksa Pejabat Pemerintah Kota Tegal 11 Jam

Reporter

Editor

Wali Kota Tegal Siti Masitha dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan yang pertama kalinya setelah ditahan di gedung KPK, Jakarta, 4 September 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Rabu 13 September 2017. Pemeriksaan yang dilakukan di Gedung Bhayangkari tersebut berlangsung sekitar 10 jam sejak pukul 09.00 WIB.

Mereka yang diperiksa adalah Sekretaris Daerah (Sekda), Dyah Kemala Shinta; Kepala Dinas PUPR, Sugiyanto; Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ikrar Yuswan Appendi; PLT Kepala Diskimtaru, Budi Priyanto; dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bajari.

BACA:KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi di Pemerintah Tegal

Pantauan Tempo, sejak masuk ke ruang sejumlah pejabat tersebut enggan diambil gambarnya oleh awak media. Saat keluar ruangan untuk beristirahat, mereka juga enggan memberikan keterangan. “Nanti ya,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Tegal, Sugiyanto kepada wartawan saat hendak masuk ke ruangan seusai istirahat dan salat di masjid.

Begitu juga saat selesai menjalani pemeriksaan, para pejabat itu kompak menghindar dari wartawan. Sempat terjadi kucing-kucingan. Mereka yang awalnya hendak keluar dari pintu utama, begitu melihat ada banyak wartawan, mereka kembali masuk dan keluar lewat pintu belakang. Bahkan sejumlah pejabat seperti Ikrar Yuswan Appendi, Dyah Kemala Shinta, dan Bajari tidak terpantau keluar dari ruangan.

BACA: Total Suap Wali Kota Tegal Rp 5,1 Miliar, Berikut Rinciannya

Sebagaimana diketahui, mereka diperiksa sebagai saksi atas kasus korupsi suap yang melibatkan Wali Kota Tegal Nonaktif, Siti Masitha Soeparno. Sebagaimana diketahui, Siti telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah menerima setoran dari sejumlah SKPD. Selain Siti KPK juga telah menetapkan dua tersangka lain yakni Amir Mirza Hutagalung (Politisi Partai NasDem) dan Cahyo Supardi (Wakil Direktur Keuangan RSUD Kardinah Kota Tegal.

Sebelumnya, KPK juga memeriksa pejabat di Kota Tegal. Antara lain, Direktur RSUD KArdinah Abdal Hakim; Kepala Bagian Keuangan Umi Hayatun; dan Kepala Bagian TU, Zaenal. Pejabat lainnya yang diperiksa KPK adalah Yusmana, Kepala Satpol PP; Heru, Prasetya, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda); dan pejabat di Dinas Koperasi dan Perdagangan, Agus Jaya. Mereka diperiksa sebagai saksi.

Hingga saat ini , sudah ada 14 pejabat dan pegawai Pemkot Tegal yang diperiksa KPK. Kabarnya, lembaga antirasuah akan terus memanggil dan memeriksa pejabat di Kota Tegal hingga Jumat, 15 September 2017.

MUHAMMAD IRSYAM FAIZ








Lingkaran Pertemanan dan Keluarga Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Duloh

4 menit lalu

Lingkaran Pertemanan dan Keluarga Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Duloh

Para korban pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon dan Duloh adalah orang-orang terdekat mereka. Keluarga dan teman dari keluarga mereka.


Gempa Garut, BPBD Cek Laporan Kerusakan Hampir 500 Bangunan

4 menit lalu

Gempa Garut, BPBD Cek Laporan Kerusakan Hampir 500 Bangunan

Gempa M4,3 menjelang tengah malam itu ternyata cukup merusak. Dipicu Sesar Garsela.


Cegah Stunting sejak Masa Kehamilan dengan Tambahan Protein Hewani

5 menit lalu

Cegah Stunting sejak Masa Kehamilan dengan Tambahan Protein Hewani

Ibu hamil harus meningkatkan asupan protein hewani karena pemberian protein tinggi sejak kehamilan merupakan upaya mencegah stunting.


KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

6 menit lalu

KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

PT Jakpro menganggap dugaan persekongkolan pemilihan tender revitalisasi TIM tahap III bersifat prematur.


Jokowi di Depan Menlu Asia Tenggara: ASEAN Tak Boleh Jadi Proxy Siapapun

7 menit lalu

Jokowi di Depan Menlu Asia Tenggara: ASEAN Tak Boleh Jadi Proxy Siapapun

Presiden Jokowi menggelar pertemuan besar pertama dengan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Istana Negara, sejak Indonesia resmi menjadi Ketua ASEAN 2023.


Kementerian Luar Negeri Bungkam soal Siapa Jenderal yang Dikirim ke Myanmar

7 menit lalu

Kementerian Luar Negeri Bungkam soal Siapa Jenderal yang Dikirim ke Myanmar

Kementerian Luar Negeri hanya memberi sinyal jenderal yang dikirim ke Myanmar akan jadi bagian dari kantor utusan khusus yang dipimpin Retno Marsudi.


Sail Teluk Cendrawasih, Luhut Pandjaitan: Tampilkan Keelokan Papua

8 menit lalu

Sail Teluk Cendrawasih, Luhut Pandjaitan: Tampilkan Keelokan Papua

Sail Teluk Cendrawasih berlangsung di empat kabupaten Provinsi Papua, yakni Biak Numfor, Waropen, Kepulauan Yapen, dan Sarmi.


5 Calon Ketua Umum PSSI yang Lolos Verifikasi, Berikut Profil Singkatnya

13 menit lalu

5 Calon Ketua Umum PSSI yang Lolos Verifikasi, Berikut Profil Singkatnya

Komite Pemilihan telah resmi mengumumkan daftar calon ketua umum PSSI yang lolos verifikasi. Simak profil lengkapnya.


10 Kampus Dalam dan Luar Negeri Terfavorit di Beasiswa LPDP

16 menit lalu

10 Kampus Dalam dan Luar Negeri Terfavorit di Beasiswa LPDP

Ini daftar 10 Kampus Dalam dan Luar Negeri Terfavorit di Beasiswa LPDP.


Sri Mulyani Ungkap Keengganan Masyarakat Kembali Kerja di Luar Rumah Jadi Penyebab Inflasi

17 menit lalu

Sri Mulyani Ungkap Keengganan Masyarakat Kembali Kerja di Luar Rumah Jadi Penyebab Inflasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pandemi Covid-19 tidak hanya menimbulkan luka dalam tetapi jua menimbulkan dampak baru dari cara masyarakat bersikap.