Rabu, 21 Februari 2018

Korupsi Alkes, Bekas Anak Buah Nazaruddin Divonis 3 Tahun Penjara  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 13 September 2017 20:11 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Korupsi Alkes, Bekas Anak Buah Nazaruddin Divonis 3 Tahun Penjara  

    Tersangka Direktur Utama PT Mahkota Negara Marisi Matondang (tengah). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Mahkota Negara Marisi Matondang divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 13 September 2017. Mantan anak buah Muhammad Nazaruddin itu juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan.

    "Terdakwa secara sah dan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi," kata ketua majelis hakim, Ibnu Basuki, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu.

    Baca: Saksi Sebut Nazaruddin Setor Duit Alkes Udayana ke Anggota DPR

    Marisi terbukti terlibat dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana tahun anggaran 2009. Dia telah merugikan negara Rp 7 miliar. Terdakwa terbukti memperkaya PT Mahkota Negara sekitar Rp 5,4 miliar.

    Marisi bersama Nazaruddin dan Made Meregawa melakukan pengaturan serta rekayasa pengadaan alkes untuk memenangi PT Mahkota Negara.

    Menurut hakim, hal yang memberatkan Marisi adalah dia tidak mendukung program pemberantasan korupsi yang dicanangkan pemerintah. Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa memberikan keterangan dengan baik sebagai justice collaborator.

    Baca juga: Korupsi Alkes, Made Meregawa Dihukum 4 Tahun

    Menurut hakim, Made dan Muhammad telah mengembalikan kerugian negara Rp 5,7 miliar. "Terdakwa bukanlah pelaku utama karena atas arahan dari Nazaruddin selaku pemilik PT Mahkota Negara," ucap hakim Anwar.

    KARTIKA ANGGRAENI


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.