Manggala Agni Jangkau 1.203 Desa Rawan Karhutla

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manggala Agni Jangkau 1.203 Desa Rawan Karhutla

    Manggala Agni Jangkau 1.203 Desa Rawan Karhutla

    INFO NASIONAL - Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manggala Agni melaksanakan patroli ke sejumlah desa, terutama di kawasan berpotensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin, 11 September 2017. Kegiatan ini secara rutin dilakukan untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

    Selain itu, patroli juga digelar untuk mengecek lokasi (groundcheck) hotspot sebagai pencegahan dini karhutla. Pada periode Mei hingga pekan pertama September 2017, patroli terpadu itu telah menjangkau 1.203 desa rawan. “Setiap lokasi yang terpantau hotspot oleh satelit NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) dan satelit Terra Aqua (NASA) yang datanya didukung dari Posko Dalkarhutla Kementerian, harus segera dilakukan groundcheck oleh para petugas di lapangan dan diupayakan penanggulangan sedini mungkin,” ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raffles B. Panjaitan.

    Menurut Raffles, groundcheck hotspot yang dilakukan Manggala Agni Daops Banjar, Kalimantan Selatan, itu diprioritaskan di wilayah Kecamatan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, serta Kota Banjarbaru, terutama di sekitar Bandar Udara (Bandara) Syamsudin Noor. “Hasil groundcheck menunjukkan, hampir semua lokasi yang terdeteksi hotspot terjadi kebakaran di lapangan. Hal ini segera ditindaklanjuti tim yang dengan segera melakukan pemadaman,” tuturnya.

    Salah satu titik pemadaman yang dilakukan Manggala Agni Daops Banjar yang dibantu Babinkamtibnas adalah di Sidomulyo, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru (depan Bandara). Luas lahan berjenis gambut yang terbakar di daerah ini sekitar 30 hektare dengan vegetasi dominan semak belukar.

    Selain itu, kata Raffles, pemadaman juga dilakukan Manggala Agni Daops Tanah Laut di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut dengan luas areal terbakar sekitar tujuh hektare.

    Hasil pemantauan Posko Dalkarhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Minggu, 10 September 2017, berdasarkan laporan pukul 20.00, satelit NOAA19 memantau 20 hotspot. Dengan demikian, untuk periode 1 Januari-10 September 2017, total hotspot mencapai 1.794 titik atau turun 28,75 persen dibanding periode yang sama 2016 sebanyak 2.518 titik.

    Sedangkan informasi hotspot berdasarkan satelit Terra Aqua (NASA) confidence level lebih besar 80 persen, terpantau 15 hotspot di seluruh Indonesia. Total hotspot periode 1 Januari-10 September 2017 sebanyak 1.105 titik atau turun 65,15 persen dibanding periode yang sama tahun 2016 sebanyak 3.171 titik. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.