Di IIBF, KPK Sebar Nilai Antikorupsi Melalui Permainan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band PSP Ngamen Anti Korupsi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, 13 Mei 2016. TEMPO/Abdul Azis

    Band PSP Ngamen Anti Korupsi di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, 13 Mei 2016. TEMPO/Abdul Azis

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebarkan pendidikan anti korupsi melalui permainan literasi pada Indonesia International Book Fair di Jakarta Convention Center, Ahad, 10 September 2017. Pendidikan antikorupsi itu digunakan menunjukkan pentingnya tindakan pencegahan korupsi untuk semua kalangan mulai dari taman kanak-kanak hingga pegawai negeri sipil.

    Selain itu, "Kami ingin menunjukkan “brand” baru kepada masyarakat, bahwa KPK bukan cuma penindakan, OTT, dan tangkap koruptor,” kata kata Fungsional Pendidikan Pelayanan Masyarakat KPK, Doni. KPK percaya mencegah korupsi lebih baik ketimbang menindak.

    Baca:
    Lewat Permainan SEMAI, KPK Tanamkan Nilai ...
    6 Pertanyaan Komisi III DPR ke KPK dalam Rapat Hari Ini

    Delapan permainan disuguhkan kepad pengunjung. Seperti permainan Keranjang Bolong yang mengajarkan mengenai mana hak dan mana yang menjadi kewajiban. Permainan Quarted menanamkan sembilan integritas seperti kejujuran, keberanian, kesederhanaan, kemandirian, kepedulian, keadilan, disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras.

    Permainan Politrik untuk mahasiswa menyuguhkan permainan tentang politik yang baik dan memilih pemimpin yang baik dan It's My Business untuk kalangan pengusaha. KPK, kata Doni, percaya bahwa cara mencegah korupsi yang terbaik adalah dengan memberikan pendidikan kepada masyarakat.

    Pengunjung pameran dapat langsung membawa pulang mainan edukatif itu dengan syarat bermain empat permainan berbeda atau memenangkan tiga permainan. Doni mengklaim, tiga ribu orang datang ke stan KPK. "Dua ribu orang bermain."

    Baca juga:
    Presiden Jokowi: Saya Tak Akan Membiarkan KPK ...
    PDIP Jatuhkan Sanksi kepada Anggota Pansus Pengusul ...

    KPK juga memperkenalkan Pusat Edukasi Antikorupsi dengan tagline cipta, karya, dan berdaya yang ada sejak 2016. Pusat Edukasi mengajak kolaborasi dengan seluruh masyarakat dan komunitas yang ingin sama-sama menanamkan nilai integritas anti korupsi.

    KPK ingin menjadikan Pusat Edukasi Antikorupsi sebagai pusat edukasi anti korupsi terbaik di dunia dan menjadi rujukan regional dalam menghasilkan insan berintegritas.


    HENDARTYO HANGGI


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.