Megawati Geram PDIP Disamakan dengan Partai Komunis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri tersenyum sebelum pelantikan Dewan Pengarah dan satu Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, 7 Juni 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Malang - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta para kader partainya tetap memegang teguh ideologi Pancasila. Sebab, ideologi tersebut telah menjadi landasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    "Seluruh kader PDI Perjuangan wajib memegang teguh dan selalu berasaskan Pancasila sebagai dasar negara. Saya minta media jangan sampai salah tulis terkait PDIP. Kalau membuat sesuatu harus ada landasan berpikir yang jelas. Kok, bisa PDIP disamakan dengan partai komunis? Ini jelas mengada-ada," kata Megawati dalam sambutan peresmian kantor Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 10 September 2017.

    Megawati mengaku dia selalu disadap oleh seantero jagat karena ucapannya sangat diperhatikan orang. "PDIP jelas bukan Partai Komunis Indonesia (PKI). PKI sudah dibubarkan belum? Sudah bubar kan? Tapi kok bisa-bisanya kami dianggap PKI, padahal PDIP partai yang legal dan sah secara konstitusi," kata Megawati.

    Baca pula:
    Ada Megawati di 9 Pengarah Pembinaan Ideologi Pancasila

    Dia menegaskan, Indonesia bukan negara liberal. Asas NKRI adalah Pancasila. "Harusnya orang Indonesia ini punya sopan santun. PDIP sejauh ini taat aturan dan mekanisme. Kami selalu ikuti aturan, soal kalah-menang dalam pertarungan itu biasa. Kalau kita solid gak ada yang bisa menggempur PDIP," ujarnya.

    Megawati menjelaskan, saat PDIP memegang kursi kekuasaan tetap biasa. Namun saat PDIP tidak berkuasa, dia memilih diam saja. "Dulu rakyat yang milih, yo wis saya manut. Saya hanya diam. Tapi ketika Pak Jokowi jadi Presiden, banyak yang kata-katain Pak Jokowi, bapak itu diktator lah, dari keluarga PKI lah. Kalau berani ngomong itu di depan, jangan ngomongin di belakang saja."

    Kantor Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Malang tersebut berlokasi di Jalan Raya Mojosari, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen. Saat peresmian kantor itu, Megawati didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

    Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Sri Untari mengatakan kedatangan Megawati juga melakukan konsolidasi internal partai. Bagaimana langkah PDIP memenangi pilkada nanti. "Peresmian sekretariat DPC PDIP Kabupaten Malang ini hasil patungan seluruh kader. Fungsi sekretariat ke depan untuk konsolidasi partai," kata Sri Untari, yang juga Sekretaris PDIP Jawa Timur ini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.