Perpustakaan Kota Yogya Sediakan Ribuan Buku Digital  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ella Russell (7), mengamati e-book dengan menggunakan iPad saat berlajar dikelas di Sekolah Dasar Jamestown, (25/11). Pembelajaran digital interaktif pada laptop dan tablet ini dapat menggantikan buku teks tradisional. AP/Jacquelyn Martin

    Ella Russell (7), mengamati e-book dengan menggunakan iPad saat berlajar dikelas di Sekolah Dasar Jamestown, (25/11). Pembelajaran digital interaktif pada laptop dan tablet ini dapat menggantikan buku teks tradisional. AP/Jacquelyn Martin

    TEMPO.CO, Jakarta - Perpustakaan Kota Yogyakarta menambah koleksi buku digital hingga mencapai ribuan judul pada layanan perpustakaan digital Diana atau Digital Library untuk Anda. Melalui layanan ini, anggota Perpustakaan Kota Yogyakarta tidak perlu datang ke perpustakaan untuk meminjam buku.

    “Cukup membuka laman perpustakaan dan membaca buku digital (e-book) yang ada," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, Sabtu, 9 September 2017.

    Baca juga: Buku Digital Fisika Dasar Terbaru Siap Diunggah, Gratis!

    Wahyu menjelaskan, syarat utama untuk menikmati layanan Diana adalah terdaftar sebagai anggota perpustakaan lebih dulu karena untuk mengakses e-book perpustakaan pengguna harus memasukkan nama pengguna dan kata sandi.

    "Ini untuk memastikan bahwa pemustaka yang mengakses layanan ini tercatat dan terekam di sistem kami. Pemustaka bisa membaca secara online," katanya.

    Baca juga: Harga Kertas Makin Mahal, Penerbit Kembangkan Buku Digital

    Ia menambahkan, Diana menyediakan baik buku digital fiksi maupun nonfiksi. Perpustakaan akan terus menambah judul buku yang dimasukkan ke layanan Diana.

    Meski sudah memiliki layanan Diana, Wahyu mengatakan jumlah pemustaka atau pengunjung perpustakaan yang mengakses Perpustakaan Kota Yogyakarta tidak berkurang dari 1.200 hingga 1.400 pemustaka tiap hari.

    Baca juga: Pajak Penulis Terlalu Tinggi, Dee Lestari Sempat Curhat ke Jokowi

    "Pemustaka itu datang bukan hanya untuk meminjam buku tetapi mereka juga melakukan banyak kegiatan lain misalnya berdiskusi bahkan mengerjakan tugas sekolah secara berkelompok," katanya.

    Pemustaka, menurut dia, merasa lebih mudah mengerjakan tugas di perpustakaan karena ada beragam buku yang bisa mereka gunakan untuk mendukung penyelesaian tugas. Perpustakaan menyediakan layanan Internet secara gratis.

    Baca juga: Pajak Penulis Mahal, Tere Liye Menghentikan Penerbitan Bukunya

    Pada pekan depan, Wahyu menjelaskan, akan ada Hari Kunjung Perpustakaan. Pemustaka yang berkunjung pada 14 September akan memperoleh layanan istimewa dan hadiah kejutan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.