Rabu, 21 Februari 2018

Sibuknya Wali Kota Pekalongan Sebelum Meninggal

Oleh :

Tempo.co

Sabtu, 9 September 2017 10:28 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sibuknya Wali Kota Pekalongan Sebelum Meninggal

    Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid. TEMPO/MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

    TEMPO.CO, Pekalongan - Wali Kota Pekalongan Achmad Alf Arslan Djunaid atau Alex dikenal sebagai pekerja keras dan hobi bepergian. Semenjak menjadi orang nomor satu di Kota Pekalongan, dia termasuk salah satu yang rajin dinas ke luar kota.

    Dua pekan terakhir sebelum meninggal, Wali Kota Pekalongan Alex disibukkan dengan perjalanan dinas ke luar kota. Setidaknya itu yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sri Budi Santoso. "Dua pekan terakhir, beberapa hari saya mendampingi beliau ke luar kota," kata Sri Budi kepada Tempo, Sabtu, 9 September 2017.

    Baca juga: Cerita Ganjar Tentang Wali Kota Pekalongan Semasa Hidup

    Misalnya pada Senin, 28 Agustus 2017, dia menemani Alex ke Jakarta untuk menghadiri acara di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Lalu keesokan harinya, Selasa, langsung bertolak ke Bandung untuk mengikuti acara dengan Pemerintah Kota setempat.

    Dari Bandung, Selasa sore, Alex tidak langsung ke Pekalongan tapi ke Semarang untuk menghadiri acara pengenalan calon gubernur Jawa Tengah dari PDIP. "Selasa malam pulang, Rabu besoknya masuk kantor seperti biasa. Tapi waktu itu badan saya kurang fit karena dua hari dalam perjalanan," kata Budi.

    Lalu, Rabu sorenya Alex terbang ke Bali. Budi tidak tahu persis acara apa yang dihadiri atasannya itu. Yang jelas acaranya dilakanakan pada Kamis. "Nah Jumat (1 September 2017) pagi beliau sudah di Pekalongan ikut Salat Id (Idul Adha) di Alun-alun," katanya.

    Setelah itu, pada akhir pekan, Wali Kota yang juga penggemar motor gede (Moge) itu ikut kegiatan touring ke Guci Kabupaten Tegal. Saat itu, kondisi kesehatan Alex menurun dan sempat dilarikan ke rumah sakit. "Nah saat itu Pak Alex tangannya sempat tidak kuat menarik gas. Akhirnya dibawa ambulans dan sempat istirahat di rumah sakit semalam," ujar dia.

    Senin, 4 September 2017, dia sempat ke kantor seperti biasa dan melayani masyarakat. Lalu pada Rabu siang, 6 September 2017, Alex berangkat ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menghadiri acara pembukaan Indonesia Creative City Conference. Acara pembukaan itu digelar Rabu malam.

    Tak sampai sehari di Makassar, Alex pulang naik pesawat dan turun di Bandara Ahmad Yani Semarang. Kamis pagi, dia melakukan perjalanan darat dari Semarang dan tiba di Pekalongan sekitar pukul 10.30 WIB. "Saya sudah di Pekalongan," kata Alex kepada Tempo sekitar pukul 10.46 WIB. Saat itu Alex berjanji menemui Tempo untuk wawancara di kantornya.

    Namun belum sempat memenuhi janjinya, ajal menjemputnya. Alex mengembuskan napas terakhir pukul 15.30 di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Dua jam Alex sempat menjalani perawatan darurat di rumah sakit tersebut setelah sebelumnya terjatuh di kamar mandi rumah pribadinya.

    Wali Kota Pekalongan tersebut dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga besarnya di Pondok Pesantren Djunaid, Buaran Kota Pekalongan. Ribuan orang hadir memberi penghormatan kepada orang nomor satu di Kota Batik itu.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    NAM Air Tepat Waktu, Maskapai dengan OTP Terbaik di Asia Pasifik

    Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa NAM Air dan empat maskapai lain memiliki OTP rata-rata di atas standar Asosiasi Maskapai Asia Pasifik.