Begini Cara Kelompok Yansen Binti Bakar Sekolah di Kalteng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Rahmad

    ANTARA/Rahmad

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian telah menetapkan anggota DPRD Kalimantan Tengah Yansen Binti dalam kasus pembakaran sejumlah sekolah di Kalimantan Tengah. Perbuatan ini dilakukan Yansen dengan bantuan 8 orang eksekutor yang dibayarnya.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan penyidik saat ini sedang memeriksa sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan pembakaran tersebut. "Masih diperiksa di laboratorium," kata dia kepada Tempo, Kamis, 7 September 2017.

    Baca : Begini Dugaan Motif Yansen, Pembakar Sekolah di Kalimantan Tengah

    Barang bukti tersebut antara lain baju milik eksekutor, botol minuman energi dan botol yang sudah pecah berisi sisa bahan bakar, handuk dan kain lap yang digulung untuk membakar serta serpihan kayu di lokasi kejadian. Martinus pun menjelaskan bagaimana para eksekutor melakukan pembakaran sekolah.

    Mulanya, salah satu eksekutor datang ke lokasi sekolah yang sudah ditentukan. Kemudian ia melakukan pembakaran di titik-titik tertentu di sekeliling sekolah saat keadaan sepi. Caranya, dengan menggulungkan kain atau handuk lalu disiram bahan bakar yang sudah disiapkan. Kain yang basah oleh bahan bakar itu kemudian dilempar melalui jendela ke dalam kelas.

    Baca : Pelaku Pembakar Sekolah di Kalteng Bertambah

    Selain itu, kain juga ditusuk menggunakan kayu plafon dan ditempelkan ke rak-rak yang berisi buku atau bahan yang mudah terbakar. "Sehingga api menjalar dengan cepat," kata Martinus.

    Akibat perbuatan Yansen dan para anak buahnya, tak kurang dari 8 sekolah mengalami kerusakan. Kebakaran bermula sejak 4 Juli 2017 dan berkali-kali terjadi hingga kejadian terakhir pada 30 Juli 2017.

    Perbuatan Yansen ini diduga untuk mencari perhatian dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran. Keinginannya adalah agar mereka mendapat proyek. Kini, Yansen dan 8 anak buahnya, yakni AG alias N, SUR, IG, YDD, YDY, SYT, FH alias OG, ST alias AGT telah ditangkap polisi dan ditetapkan menjadi tersangka pembakaran.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.