30 Perwira Tinggi Naik Pangkat, Gatot Ingatkan Soal Peran TNI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. ANTARA

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan soal peran dan tugas TNI saat upacara kenaikan pangkat 30 Perwira Tinggi TNI di Ruang Hening, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 4 September 2017.

    Gatot mengatakan bahwa peran dan tugas TNI adalah mendukung program pemerintah. "Terutama yang terkait dengan percepatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, guna mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 4 September 2017.

    Baca juga: 200 Personel TNI untuk Misi PBB Tiba di Afrika Tengah

    Adapun 30 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang naik pangkat, terdiri dari 16 Pati TNI Angkatan Darat, 10 Pati TNI Angkatan Laut, dan 4 Pati Angkatan Udara.

    Kenaikan pangkat, kata dia, hakikatnya merupakan bentuk penghargaan terhadap prestasi yang telah dicapai seseorang. Ia pun berharap hal itu bisa memotivasi perwira yang lain untuk meningkatkan kinerja sesuai bidangnya masing-masing.

    “Kenaikan pangkat sungguh menjadi kebanggaan. Di sisi lain ada kandungan makna mendalam yakni tantangan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar,” kata dia.

    Dalam kesempatan itu, Gatot juga menyampaikan mengenai program pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia menekankan kepada anggotanya untuk mendukung program-program itu.

    Simak pula: TNI Berangkatkan 300 Personel ke Lebanon dan Afrika Tengah

    “Kita (TNI) sebagai bagian dari subsistem nasional, harus ikut bekerja mendukung program-program pemerintah dalam percepatan pemerataan pembangunan nasional, di samping terlibat secara langsung mengatasi bangsa utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan,” ujarnya.

    Menurut Gatot, apabila TNI mampu membuktikan diri mampu membantu penyelesaian dan terlibat langsung dalam berbagai persoalan bangsa, kepercayaan rakyat kepada TNI akan makin tinggi. "Kepercayaan itu harus kita (TNI) bangun dan jaga dengan baik, sebagaimana kesetiaan TNI dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara," ujarnya.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.