154 Hewan Kurban di Bantul Terjangkit Cacing Hati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Waspada Antraks Pada Hewan Kurban, Begini Ciri-cirinya. TEMPO/Darma Wijaya

    Waspada Antraks Pada Hewan Kurban, Begini Ciri-cirinya. TEMPO/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Bantul - Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan cacing hati pada sebanyak 154 hewan kurban yang disembelih pada Jumat, 1 September 2017 atau hari pertama Idul Adha di daerah ini.

    Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Joko Waluyo mengatakan jumlah temuan cacing hati itu masih data sementara yang ditemukan petugas hingga Jumat, 1 September 2017 sampai pukul 18.44 WIB.

    Baca juga: Mall Hewan Kurban di Depok Jual Sapi Seharga Mobil Avanza

    "Temuan cacing hati itu rinciannya 109 sapi dari yang disembelih 3.448 ekor, 27 pada kambing yang disembelih sebanyak 4.268 ekor dan 18 pada hewan domba dari yang disembelih sebanyak 4.777 ekor," kata Joko Waluyo, Sabtu 2 September 2017.

    Ia mengatakan ada sebanyak 170 petugas pemantau hewan kurban yang diterjunkan. Mereka terdiri 70 orang petugas kesehatan hewan yang merupakan staf dinas pertanian, serta 100 orang dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM.

    Baca juga: DKI Akan Bangun Lagi 3 Tempat Pemotongaan Hewan Kurban

    Joko menjelaskan, tindakan yang diambil petugas saat menemukan cacing hati adalah dengan memotong bagian atau keseluruhan hati yang diserang cacing kemudian menguburkannya, kemudian daging masih bisa dikonsumsi.

    "Kami minta masyarakat tidak risau dengan temuan penyakit cacing hati pada hewan kurban, karena tidak mempengaruhi kualitas daging. Sepanjang diolah dengan suhu di atas 100 derajat, maka daging aman dikonsumsi masyarakat," katanya.

    Baca juga: Idul Adha, Djarot Sumbang 5 Ekor Sapi untuk Hewan Kurban

    Lebih lanjut Joko Waluyo menjelaskan penyakit cacing hati pada hewan ternak sangat sulit diketahui saat hewan masih hidup karena tidak ada gejala tertentu, namun akan diketahui usai disembelih dan dilihat hatinya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.