Polisi Optimistis Kasus Penyerangan Novel Baswedan Terungkap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto memimpin Gelar perkara terkait kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat mengikuti di Ruang Rupatama, Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, 15 November 2016. TEMPO/Subekti

    Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto memimpin Gelar perkara terkait kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat mengikuti di Ruang Rupatama, Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, 15 November 2016. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, telah melewati 140 hari. Namun hingga kini polisi belum juga menemukan pelakunya. Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan tetap optimistis kasus ini akan terungkap.

    "Kami harus optimistis. Seperti apa yang disampaikan Pak Kapolri bahwa kasus hit and run ini relatif. Kalau dibilang sulit, ya, sulit,” katanya seusai salat Idul Adha di Lapangan Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 1 September 2017.

    Menurut Ari, penyidik masih terus mencari keterangan dan bukti terkait dengan penyerangan terhadap Novel. “Untuk sementara, yang mengarah langsung itu belum bisa didapatkan,” ujarnya.

    Baca juga: Ungkap Sosok Jenderal, Ini Syarat yang Diminta Novel Baswedan

    Novel diserang orang tidak dikenal saat perjalanan pulang seusai salat subuh di masjid dekat rumahnya pada Selasa, 11 April 2017. Ia disiram dengan air keras sehingga kedua mata dan wajahnya terluka. Novel kemudian diterbangkan ke Singapura guna menjalani pengobatan. Hingga kini, dia masih berada di sana.

    Baca juga: Ada Tiga Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan

    Untuk mengusut kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, kepolisian juga membentuk tim gabungan dengan KPK. “Kan warga kita juga. Supaya tidak ada perasaan kok belum jalan atau apa. Kalau sama-sama gitu, tingkat kesulitan dan persoalannya kan bisa dirasakan sama-sama. Bahwa kita sungguh-sungguh mengungkap kasus itu,” ucapnya.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.