Masjid Istiqlal Bagikan 4.000 Bungkus Daging Kurban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Umat muslim melaksanakan sholat Idul Adha 1438 Hijriyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, 1 September 2017. Sholat Idul adha ini di pimpin oleh khotib Plt Dirjen Bimas Islam Kammarudin. TEMPO/Ilham Fikri

    Ribuan Umat muslim melaksanakan sholat Idul Adha 1438 Hijriyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, 1 September 2017. Sholat Idul adha ini di pimpin oleh khotib Plt Dirjen Bimas Islam Kammarudin. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah memperkirakan, pada Idul Adha tahun ini akan ada penurunan pembagian jatah daging hewan kurban. Sebab, jumlah hewan korban yang diterima masjid menurun dibanding tahun lalu. "Tahun ini ada 27 ekor sapi dan 26 ekor kambing," ucapnya di Jakarta, Jumat, 1 September 2017.

    Ia memprediksi, dari total hewan kurban itu, bisa diperoleh 4.000 kantong daging. Tahun lalu, pengurus Masjid Istiqlal membagikan 6.000 kantong daging kurban kepada warga.

    Baca juga: Usai Lihat Sapi Jokowi-Kalla, Djarot: Gede Banget!

    Lebih lanjut, Abu menyatakan panitia mengubah mekanisme pembagian daging kurban tahun ini. Tahun lalu, warga mendatangi Masjid Istiqlal untuk mendapatkan daging kurban, tapi kini panitia yang akan mengantarkannya. "Kami akan mengantarkan ke warga di sekitar masjid dulu," ucapnya.

    Panitia akan mengantarkan daging kurban itu nanti malam. Untuk pemotongan hewan kurban, kata Abu, dilakukan sore hari selepas salat ashar.

    Seperti tahun lalu, Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menyumbang hewan kurban ke Masjid Istiqlal masing-masing seekor sapi. Keduanya menyerahkan sapi lokal jenis ongole dari Tuban, Jawa Timur. Menurut Abu, sapi dari Jokowi memiliki bobot 1,5 ton. Sedangkan sapi dari Kalla berbobot 1,3 ton.

    Dalam acara penyerahan hewan kurban, Kalla berharap agar hewan kurbannya bisa dimanfaatkan warga yang menerima. "Saya serahkan agar diberikan kepada yang berhak," katanya.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.