Sultan HB X Mendadak Batal Salat Idul Adha di Alun-alun Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Sultan HB X (kiri) didampingi oleh GKR Hemas menerima kehadiran warga dalam acara halal bihalal dengan masyarakat di bangsal Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur, Yogyakarta, 22 Juli 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    Sri Sultan HB X (kiri) didampingi oleh GKR Hemas menerima kehadiran warga dalam acara halal bihalal dengan masyarakat di bangsal Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur, Yogyakarta, 22 Juli 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Raja Keraton Yogyakarta sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tak tampak menghadiri salat Idul Adha di Alun-alun Utara, Jumat, 1 September 2017. Biasanya, Sultan salat Id di alun-alun yang berada di depan kompleks keraton.

    "Tadi pagi, sebelum salat dimulai, ajudan (Sultan HB X) sudah bilang akan datang. Namun setengah jam kemudian ajudan itu datang lagi dan bilang (Sultan) tak jadi datang," kata Ketua Takmir Masjid Gede Kauman Budi Setiawan kepada Tempo, Jumat, 1 September 2017.

    Baca: Salat Idul Adha di Sukabumi, Jokowi Ikut Jejak Soekarno

    Budi mengaku tidak tahu alasan Sultan batal salat di Alun-alun Utara. Padahal tahun-tahun sebelumnya Sultan salat di alun-alun tersebut. "Dari ajudan Sultan, tidak bilang alasannya. Tadi di barisan depan, saya juga tak melihat para menantu yang biasanya menemani (Sultan) salat Id," ujarnya.

    Sebelumnya, panitia salat Id sudah mempersiapkan gedung Persaudaraan Djamaah Haji Indonesia (PDHI), yang berada di depan Alun-alun Utara, sebagai tempat Sultan bersilaturahmi dengan warga setelah menunaikan salat.

    Sehari sebelumnya, Kamis, 31 Agustus 2017, Sultan dan keluarga sempat menghadiri acara kenduri perayaan lahirnya Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta Ke-5 di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Dalam acara itu, Sultan sempat berdialog dengan pedagang di pasar selama hampir satu jam.

    Simak pula: Wali Kota Tegal Siti Masitha Salat Idul Adha Dikawal Petugas KPK

    Dari pantauan Tempo, ribuan warga mengikuti salat Idul Adha di Alun-alun Utara. Pelaksanaan salat kali ini dipimpin Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fathurrahman Kamal sebagai khotib.

    Budi menuturkan salat Idul Adha kali ini tidak dibarengi dengan tradisi Grebeg Besar Keraton karena bertepatan dengan hari Jumat. Grebeg merupakan perayaan syukur kepada Sang Kuasa dengan mengarak tujuh gunungan berisi hasil Bumi. Grebeg Besar baru dilakukan pada Sabtu, 2 September 2017.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.