MyHealth Duo, Fleksibilitas dalam Berasuransi  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menikmati Kelebihan Manfaat Perlindungan Kesehatan

    Menikmati Kelebihan Manfaat Perlindungan Kesehatan

    INFO NASIONAL – Kesadaran masyarakat dalam berasuransi semakin tinggi, seiring meningkatnya biaya kesehatan yang terus melonjak dari tahun ke tahun. Gaya hidup pun dituding memiliki andil munculnya berbagai penyakit kritis yang marak belakangan ini di kalangan usia produktif, misalnya, penyakit kanker, jantung, stroke, dan saluran pernafasan.

    Penyakit kritis ini menjadi momok yang harus diantisipasi karena membutuhkan biaya sangat besar, bahkan tak jarang membuat bangkrut. Apalagi di usia tak lagi produktif, sekitar 50 tahun ke atas.

    Kenyataan, penyakit datang tak pandang waktu dan tempat. Saat menjalani proses pengobatan di rumah sakit, pasien tak hanya harus menjalani rawat inap tapi juga biaya yang harus ditanggung, meliputi cek kesehatan, obat-obatan, serta operasi. Di sisi lain, biaya kebutuhan hidup yang cenderung meningkat belum tentu sebanding dengan kenaikan pendapatan.

    “Sebagai perusahaan asuransi yang memiliki komitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan solusi, LippoInsurance menghadirkan produk asuransi kesehatan lengkap dan fleksibel. Asuransi ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat melalui dua pilihan manfaat perlindungan kesehatan, yaitu solusi rawat inap (inpatient) dan rawat jalan (outpatient),” kata Retail Product Developer dan Digital Development Head PT Lippo General Insurance Tbk Charles Hanafie.

    Charles menambahkan, khusus rawat inap, LippoInsurance menyediakan paket “upgrade” bagi pemegang asuransi kesehatan lainnya, tetapi menginginkan manfaat asuransi tambahan dengan harga terjangkau.

    “Manfaat ‘upgrade’ berlaku sebagai penjamin kedua yang memberikan manfaat asuransi tambahan ketika batasan (limit) dari asuransi komersial, selaku penjamin pertamanya telah habis. Atau ketika Pemegang Polis asuransi menempati kelas kamar yang melebihi limit kamar yang menjadi haknya sehingga timbul biaya excess,” tuturnya.

    Selain itu  MyHealth Duo menyediakan 3 plan dengan skema pembayaran sesuai tagihan untuk rawat inap dengan batasan tahunan hingga Rp 250 juta. Bahkan pemegang asuransi BPJS Kesehatan pun mendapat santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit hingga Rp 1.1 juta per hari, tergantung paket yang dipilih.

    Asuransi MyHealth Duo ditujukan bagi kalangan entrepreneur, professional, dan karyawan yang sudah atau pun belum memiliki asuransi kesehatan. Manfaat lainnya para pemegang asuransi tak hanya mendapatkan manfaat rawat inap saja tapi juga biaya rawat jalan, yang biasanya diperlukan setelah keluar dari rumah sakit untuk mengontrol penyakitnya.

    Khusus rawat jalan, MyHealth Duo memberikan dua pilihan solusi. Pertama, biaya rawat jalan dengan skema tagihan sesuai limit tahunan, kecuali biaya dokter. Kedua, dengan skema inner limit bagi yang membutuhkan manfaat rawat jalan dengan premi terjangkau. Adapun manfaat rawat jalan ini ditawarkan dalam 3 plan dengan batasan limit tahunan hingga Rp 17.5 juta per tahun.

    Keunggulan lain, pembayaran klaim bisa dilakukan secara cashless, terutama bagi penjamin pertama, lebih di 500 rumah sakit di Indonesia, layanan contact center 24 jam, pemantauan kasus penyakit (case monitoring), dan laporan perhitungan klaim yang dikirimkan melalui surat elektronik. MyHealth Duo juga berlaku di seluruh dunia dengan sistem pembayaran klaim secara reimbursement.

    “Kami juga menyediakan layanan eksklusif Personal Medical Assistance di beberapa rumah sakit terpilih bagi semua peserta Perlindungan Kesehatan MyHealth Duo,” ujarnya.

    Untuk pembelian produk ini, customer dapat melakukan pembelian dengan mudah, kapan saja dan di mana saja. Secara online melalui web www.perlindunganku.id, dapat juga menghubungi contact center LippoInsurance 24 jam melalui telepon 1-500-563, atau email: contactcenter@lippoinsurance.com. Bahkan dapat mengunjungi cabang LippoInsurance terdekat serta beberapa outlet LippoInsurance yang terletak di Siloam Hospitals TB Simatupang, Siloam Hospitals Kebon Jeruk, serta Siloam Hospitals Lippo Village dan Hypermart (Supermall Lippo Karawaci).(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.