Rayakan Idul Adha di Sukabumi, Jokowi Juga Bakal Bagikan KIP  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berkunjung ke kantor pusat PT BEI guna menghadiri pencatatan perdana KIK EBA Mandiri JSMR01, Jakarta, 31 Agustus 2017. TEMPO/Ilham Fikri

    Presiden Jokowi berkunjung ke kantor pusat PT BEI guna menghadiri pencatatan perdana KIK EBA Mandiri JSMR01, Jakarta, 31 Agustus 2017. TEMPO/Ilham Fikri

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih merayakan Hari Raya Idul Adha di Sukabumi, Jawa Barat. Perjalanan Presiden menuju Sukabumi ditempuh dengan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta.

    Dari siaran pers yang diterima Tempo, Presiden Jokowi berangkat bersama Ibu Negara Iriana ke Sukabumi sehari menjelang hari Idul Adha . Rombongan Presiden berangkat setelah menghadiri acara penerbitan sekuritisasi aset PT Jasa Marga Tbk di gedung Bursa Efek Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

    Baca: Idul Adha 2017, Presiden Jokowi Pilih Naik Kereta Api ke Sukabumi 

    Kunjungan ke Sukabumi rencananya akan dimanfaatkan Jokowi untuk membagikan Kartu Indonesia Pintar dan mencanangkan Program Keluarga Harapan. Selain itu, Jokowi akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada sejumlah warga di Sukabumi.

    Ikut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam perjalanannya menuju Sukabumi di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

    Baca: Presiden Jokowi Direncanakan Takbiran dan Salat Ied di Sukabumi

    Sedangkan untuk hewan kurban, Jokowi antara lain menyumbangkan seekor sapi ke warga Bantul. Sapi seberat sekitar 900 kilogram itu merupakan jenis peranakan Ongole. 

    Sapi itu diserahkan pemerintah DIY kepada Pemerintah Kabupaten Bantul, yang tahun ini mendapat jatah sapi kurban Idul Adha dari kepala negara. Menurut pelaksana tugas Kepala Bagian Pelayanan Biro Umum dan Protokol Pemerintah DIY, Iswanto, sapi itu di pasaran dibanderol seharga Rp 45 juta.

    ADITYA BUDIMAN | PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.