Evakuasi Badai Harvey, KJRI: Rumah 120 WNI Tergenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memadati aula pameran George R. Brown Convention Center sebagai tempat penampungan warga yang tertimpa musibah Badai Harvey di Houston, Texas, AS, 29, 2017. REUTERS

    Warga memadati aula pameran George R. Brown Convention Center sebagai tempat penampungan warga yang tertimpa musibah Badai Harvey di Houston, Texas, AS, 29, 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Houston - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston, menyampaikan lebih dari 120 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang tempat tinggalnya tergenang akibat badai Harvey. Sejauh ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban jiwa.

    Sebagian besar WNI dievakuasi ke beberapa tempat perlindungan setempat, seperti gereja, masjid, dan rumah sesama WNI yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggal mereka. KJRI  juga menyediakan tempat perlindungan bagi WNI di gedung KJRI Houston, Texas, Amerika Serikat.

    "Hingga kemarin shelter KJRI menampung 5 WNI," ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal melalui pernyataan tertulis, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

    Baca: Kerugian Akibat Badai Harvey Setara dengan Badai Katrina

    Menurut keterangan tersebut, KJRI Houston telah membentuk tim satuan tugas penanganan WNI yang terkena badai Harvey. Tim ini berisikan seluruh staf KJRI dan para tokoh masyarakat dengan tujuan memberikan bantuan bagi WNI selama dan pasca badai.

    Iqbal mengatakan KJRI akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi WNI dan mengidentifikasi jika ada bantuan yang dibutuhkan oleh mereka.

    Penggalangan dana juga dilakukan oleh diaspora di sekitar wilayah kerja KJRI untuk membantu masyarakat maupun diaspora Indonesia melalui media sosial Facebook gofundme.

    Baca: 30 Ribu Warga Dievakuasi Akibat Badai Harvey Texas

    Sampai saat ini, curah hujan yang deras disertai badai masih melanda Greater Houston dan wilayah sekitarnya. Pemerintah setempat telah memberlakukan kebijakan mandatory and voluntary evacuation bagi warga setempat yang terkena dampak badai Harvey.

    Sampai saat berita ini dibuat, pemerintah setempat telah mengevakuasi lebih dari 30.000 warga setempat yang terkena dampak Badai Harvey.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.