Tjahjo Berharap JK Jadi Ketua Tim Sukses Jokowi di Pilpres 2019

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan) berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) dan Menkumham Yasonna Laoly (kiri) sesaat sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017. Sidang kabinet tersebut membahas kapasitas fiskal (Resource Envelopes) dan pagu anggaran indikatif RAPBN 2018. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan (kanan) berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah) dan Menkumham Yasonna Laoly (kiri) sesaat sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 15 Maret 2017. Sidang kabinet tersebut membahas kapasitas fiskal (Resource Envelopes) dan pagu anggaran indikatif RAPBN 2018. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengusulkan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi ketua tim sukses Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2019 nanti. Itu, kata dia, apabila Jokowi kembali maju dan Kalla  pensiun.

    "Mungkin Pak JK tidak maju lagi, mungkin beliau akan siap menjadi ketua timsesnya (Jokowi)," ujar Tjahjo Kumolo saat dimintai tanggapan soal tahun politik yang kian dekat, Selasa, 29 Agustus 2017.

    Baca: Tjahjo Kumolo Usul Calon Terlibat Kampanye Hitam Didiskualifikasi

    Sebelumnya Kalla sudah pernah menyatakan bahwa dirinya akan pensiun pada 2019. Artinya ia tak ikut pada pemilu tahun tersebut. Pertimbangannya, Kalla ingin bersama keluarganya yang sempat melarangnya kembali berpolitik.

    Jokowi sendiri sudah bersiap-siap untuk maju lagi pada 2019. Dalam Sidang Kabinet Paripurna hari ini, ia mengingatkan kabinetnya bahwa tahun depan adalah tahun politik sehingga segala kebijakan harus mendengar kebutuhan publik.

    Tjahjo berujar usulannya agar Kalla menjadi ketua tim sukses Jokowi adalah pendapat pribadi. Hal itu mengacu pada pandangannya terhadap unsur koalisi pemerintah, termasuk Kalla sebaiknya permanen apabila Jokowi maju lagi sebagai calon presiden.

    Namun, jika Kalla tidak bersedia menjadi ketua tim sukses, Tjahjo tak akan mempermasalahkannya. Menurut dia usulannya itu tidak bersifat saklek. "Ini pendapat saya pribadi lho ya, bukan mengunci Pak JK. Kalau Pak JK mau maju, nanti akan dibahas di partai koalisi," ujar Tjahjo Kumolo.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.