Perusahaan Memperkerjakan Disabilitas Diapresiasi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja.

    Penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan apresiasi kepada  sepuluh perusahaan yang memperkerjakan penyandang disabilitas. Penghargaan diberikan pada pembukaan Jobfair Kemnaker di Jakarta Internasional Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jumat, 25 Agustus 2017.

    Sekretaris Jenderal Kemnaker Hery Sudarmanto mengatakan perusahaan baik BUMN/BUMD ataupun swasta, wajib memberikan kesempatan yang sama bagi para disabilitas. Pasalnya, mereka juga memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja. "Jangan dilihat keterbatasannya, tapi lihat kompetensinya. Berikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas," ujar Hery.

    Hery menambahkan, pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia harus dilakukan secara inklusif. Artinya, siapa saja dan apa pun kondisinya berhak mendapat akses ke pendidikan dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

    "Pemerintah pun memberikan perlindungan kepada para penyandang disabilitas melalui jaminan sosial yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," kata Hery.

    Pemerintah terus mendorong agar perusahaan-perusahaan dapat memberikan kesempatan kerja lebih luas kepada penyandang disablitas. Tentunya mereka dapat bekerja disesuaikan dengan jenis dan derajat kecacatan, pendidikan serta kemampuannya.

    Kepada penyandang disabilitas, Hery berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap optimistis mampu bekerja di perusahaan serta terus meningkatkan kompetensi. "Teruslah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, tentunya dengan meningkatkan kompetensi," ucapnya.

    Adapun sepuluh perusahaan yang mendapat penghargaan adalah Nakamura Holistic Theraphy dari Surakarta, Jawa Tengah ;

    PT Jatim Autocom, Jawa Timu ;.Maya Ubud dan Spa, Provinsi Bali ; PT. Changshin Reksa Jaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat ; PT. Budi Sehat Sentra Dragnostika, Kota Surakarta, Jawa Tengah ; PT. Ekamas International Hospital, Provinsi Riau : PT. Dadi Mulyo Sejati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ; Kopkartel Jambi, Provinsi Jambi ; CV. Wilgant Mobil, Kabupaten Batubara, Sumatera Selatan ; PT. Ajun Putra Permai, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

    Alasan pemberian apresiasi kepada 10 perusahaan itu adalah karena mempekerjakan atau memberi kesempatan difabel bekerja. Ini sesuai dengan regulasi bahwa perusahaan harus mempekerjakan difabel paling tidak satu persen dari total pekerja, yang diatur dalam UU No 8 Tahun 2016. Kesadaran untuk mempekerjakan kaum difabel itu turut didorong oleh Negara. UU No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dalam Pasal 53 ayat (1) mewajibkan pemerintah, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah untuk mempekerjakan paling sedikit dua persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Sedang di Ayat (2) disebutkan, perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit satu persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Tujuan Undang-Undang tersebut adalah agar kaum disabilitas mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dalam bekerja.

    Jobfair 2017 Kemnaker yang diselenggarakan di JIEXPO Kemayoran terbuka juga untuk para penyandang disabilitas. Sebanyak 12 ribu lowongan kerja dari berbagai sektor, tersedia dalam bursa kerja nasional (Jobfair) di Jakarta Internasional Expo (JIEXPO) Kemayoran yang digelar pada 25-26 Agustus 2017 mulai pukul 08.00-16.00 WIB. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.