Sri Mulyani Beri Potongan Pertama Kue Ultah ke Idrus Marham  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Korbid Kajian Strategis DPP Partai Golkar Lodwijk F. Paulus memberikan cinderamata berupa plakat pada Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menjadi pembicara dalam Workshop Nasional Perempuan Legislatif, Eksekutif, dan Kader Partai Golkar, di Ball Room Hotel Sultan, Jakarta, 27 Agustus 2017. Tempo/M. Julnis Firmansyah

    Korbid Kajian Strategis DPP Partai Golkar Lodwijk F. Paulus memberikan cinderamata berupa plakat pada Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menjadi pembicara dalam Workshop Nasional Perempuan Legislatif, Eksekutif, dan Kader Partai Golkar, di Ball Room Hotel Sultan, Jakarta, 27 Agustus 2017. Tempo/M. Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mendapat kejutan dari Partai Golkar setelah menjadi pembicara dalam Workshop Nasional Perempuan Legislatif, Eksekutif, dan Kader Partai Golkar, di Ball Room Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 27 Agustus 2017. Moderator secara tiba-tiba menyanyikan lagu ulang tahun dan sontak para peserta yang berjumlah ratusan ikut bernyanyi.

    Sri Mulyani menahan rasa haru saat ratusan orang menyanyikan lagu ulang tahun untuknya. Acara yang tadinya berlangsung cukup serius, berubah menjadi meriah.

    Baca juga: Diundang Golkar, Sri Mulyani Bicara Peran Partai Politik dan APBN

    "Kami dari Partai Golkar mengucapkan selamat ulang tahun untuk Sri Mulyani yang ke-55 tahun pada 25 Agustus kemarin," ujar Ulla Nuchrawaty, Ketua Umum Kesatuan Persatuan Perempuan Golkar.

    Sri juga mendapatkan kejutan berupa kue ulang tahun yang sudah disiapkan panitia. Terlihat jelas senyum bahagia dari wanita yang pernah menjadi petinggi Bank Dunia tersebut.

    "Potongan pertama kue saya berikan ke Idrus Marham," ujar Sri Mulyani. Idrus yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Golkar terlihat semringah mendapatkan potongan pertama kue ulang tahun.

    Sri Mulyani menjadi pembicara dalam seminar ini mewakili instansi pemerintahan yang memberikan dana kepada partai politik. Pada seminar itu, ia menjelaskan mengenai fungsi anggaran pendapatan dan belanja negara yang dialokasikan untuk partai. Ia menekankan dana APBN harus digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi dan golongan.

    M. JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.