Budi Waseso dan Budi Gunawan Besanan Pakai Baju Minang dan Jawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Budi Waseso, menjadi salah satu nama calon Kapolri.  Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menjaring enam komisaris jenderal yang akan diajukan menjadi pengganti Budi Gunawan, yang tidak kunjung dilantik sebagai Kapolri. ANTARA/M Agung Rajasa

    Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol Budi Waseso, menjadi salah satu nama calon Kapolri. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menjaring enam komisaris jenderal yang akan diajukan menjadi pengganti Budi Gunawan, yang tidak kunjung dilantik sebagai Kapolri. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso dan calon besannya, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Budi Gunawan, akan kompak berpakaian adat Minang dan Jawa dalam resepsi pernikahan kedua anak mereka. Seminggu menjelang resepsi, Budi Waseso, bahkan sudah bersiap melakukan fitting (pengukuran) baju untuk yang digunakannya nanti.

    "Ya tadi, Nindya dan istri saya (Budhi Ratna Setiawati), pagi-pagi sudah pergi ke Kemang untuk fitting baju, ini saya juga harus buru-buru, disuruh ke Kemang juga untuk fitting, tadi katanya biar pas di badan begitu," kata Budi saat ditemui di kediamannya di kompleks Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Jalan Bulak Rantai, Blok G Nomor 86, Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahad, 27 Agustus 2017. "Pakaian untuk malam resepsi pernikahan nanti menggunakan pakaian adat Minang, saya, Pak Budi Gunawan, semua keluarga, akan menggunakannya."

    Baca juga: Budi Waseso Blakblakan: Akan Besanan dengan Budi Gunawan

    Budi Waseso dan Budi Gunawan dalam waktu dekat akan resmi menjadi besanan. Putri Budi Waseso, Nindya Nur Prasasti, dan putra Budi Gunawan, Mochamad Herviano Widyatama, akan melangsungkan pernikahan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, pada Minggu malam, 3 September 2017.

    Menurut Budi, pakaian adat Jawa juga akan tetap digunakan pada Minggu nanti. Kedua keluarga mempelai akan menggunakan pakaian adat Jawa saat pelaksanaan akad pada Minggu pagi, sebelum resepsi pernikahan.

    "Pakaian Jawa tetap, saya dan Pak Budi Gunawan kan sama-sama orang Jawa Tengah. Saya orang Pati, Pak Budi orang Solo, jadi digunakan saat akad, dan itu cuma keluarga saja yang hadir," ucapnya.

    Dia menambahkan, bahwa anaknya, Nindya, tidak menggunakan desainer khusus untuk merancang baju pernikahan nanti. "Di Kemang itu hanya tempat penyewaan baju begitu saja, untuk pakaian yang enggak punya, ya disewa, enggak ada menggunakan desain khusus dari desainer baju segala, enggak ada waktu juga untuk begituan," kata Budi Waseso.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.