Sabtu, 26 Mei 2018

Parade ASEAN Digelar di Jalan Thamrin Peringati HUT ke-50

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kemeriahan Parade ASEAN di Silang Monas, 27 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

    Suasana kemeriahan Parade ASEAN di Silang Monas, 27 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Luar Negeri Indonesia menggelar Parade ASEAN dalam rangka memperingati ulang tahun ke-50 Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara. Hadir dalam acara tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Sekretaris Jenderal ASEAN Le Luong Minh, dan perwakilan dari 9 negara anggota ASEAN.

    “Pada tahun ini kita memperingati melalui Parade ASEAN ke-50, karena tahun ini kita merayakan 50 tahun sejak berdirinya ASEAN," kata Menlu Retno Marsudi dalam pidato penutupan Parade ASEAN yang berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu, 27 Agustus 2017.

    Retno mengajak semua yang hadir untuk meneriakkan "We are ASEAN" berkali-kali sebagai bentuk bersatunya masyarakat anggota ASEAN.

    "Setelah 50 tahun perjalanan we have to show the world that we are united with one vision, one identity, and one community," ujar Retno.

    Parade ini digelar bersamaan dengan kegiatan mingguan Hari Bebas Kendaraan atau  car free day. Acara dibuka dari silang barat Monumen Nasional, kemudian dilanjutkan dengan parade sepanjang Jalan Thamrin, Bundaran HI, hingga Imam Bonjol.

    Sebagai acara puncak dari rangkaian kegiatan ulang tahun ASEAN, parade ini dimeriahkan oleh lebih dari 3000 peserta dari 10 negara anggota ASEAN, negara mitra, beberapa kementerian/lembaga, kedutaan besar, dan berbagai komunitas yang ada di Jakarta.

    Dalam penyelenggaran acara ini, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pekerja seni Nicholas Saputra dan Chelsea Islan juga didapuk menjadi duta dalam parade ini.

    Association of South East Asia Nations (ASEAN) merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi  negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Asosiasi ini didirikan di Bangkok pada 8 Agustus 1967. Negara-negara yang tercatat sebagai anggota ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Filipina, dan Brunei Darussalam.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI  | ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Merapi Kembali Menunjukkan Tanda-Tanda Letusan Magmatis Pada 2018

    Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia, ini rekaman sejarah erupsi Merapi menurut Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral.