Waspadai Teroris, Luhut: Pemerintah Gunakan Pendekatan Agama

Reporter

Editor

Budi Riza

Menteri Koodinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan (tengah) didampingi oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (kiri) dan Direktur Utama PT Adhi Karya, Budi Harto seusai melakukan peninjauan LRT Jabodetabek rute Cibubur-Cawang, 4 Agustus 2017. Luhut mengatakan bahwa dirinya dengan Budi Karya telah melihat hasil baru karya anak bangsa. TEMPO/Yovita Amalia

TEMPO.CO, Makassar – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai gerakan teroris yang tidak masuk organisasi besar. Sebab, Luhut menilai bahwa hal itu lebih berbahaya dibandingkan yang berorganisasi atau berkelompok.

"Gerakan teroris tanpa bentuk atau organisasi ini lebih berbahaya," kata Menteri Luhut di Baruga Universitas Hasanuddin, Makassar, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Baca: Pemasok Senjata Api ke Kelompok Teroris di Marawi

Karena itu, lanjut Luhut, pemerintah terus mengantisipasi agar tidak terjadi aksi teroris lagi. Dengan cara melakukan pendekatan agama, budaya, dan lainnya. "Inilah solusi yang dilakukan pemerintah untuk mencegah aksi teroris," tutur Luhut.

Baca: Sejak Bom Kampung Melayu, Densus 88 Tangkap 31 Terduga Teroris

Apalagi, kata Menko Luhut, badan intelijen, polisi, dan tentara bekerja dengan sangat bagus untuk melacak gerakan-gerakan radikalisme. Luhut tidak ingin Indonesia seperti Marawi dan Suriah yang peperangan tidak selesai hingga sekarang. Akibatnya ratusan warga meninggal dan jutaan orang eksodus. "Itu-itu saja kelompok yang berkelahi seperti ISIS, Taliban, dan Al Shabbab," ucap Luhut.

Menurut Luhut, perang antarkelompok yang terjadi di Suriah dan Marawi tersebut lantaran masing-masing ulama mengeluarkan aturan yang berbeda-beda. Sehingga yang menjadi korban masyarakat setempat, banyak eksodus ke tempat lain bahkan ada yang mati. "Karena aturan-aturan yang dikeluarkan berbeda, akibatnya masyarakat dikorbankan," kata Luhut soal antisipasi gerakan teroris.

DIDIT HARIYADI






Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

52 hari lalu

Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) memperluas kerja sama dengan instansi pendidikan Universitas Hasanuddin (UNHAS).


LPDP Buka Beasiswa di Central South University Cina, Kuota 50 Orang

27 Mei 2022

LPDP Buka Beasiswa di Central South University Cina, Kuota 50 Orang

LPDP membuka pendaftaran beasiswa untuk program S2 di School of Metallurgy and Environment, Central South University Cina. Cek syarat dan tahapannya.


Tangkap 16 Tersangka Teroris, BNPT Tegaskan NII Masih Eksis

31 Maret 2022

Tangkap 16 Tersangka Teroris, BNPT Tegaskan NII Masih Eksis

BNPT menangkap 16 orang terduga teroris yang disebut berafiliasi dengan NII.


Kepala Densus 88: Kami Ingin Perlakukan Pelaku Teroris Sebagai Korban

21 Maret 2022

Kepala Densus 88: Kami Ingin Perlakukan Pelaku Teroris Sebagai Korban

Kepala Densus 88 menyatakan pihaknya menggunakan paradigma baru dengan menempatkan pelaku terorisme sebagai korban.


Densus 88: Penangkapan Meningkat, Aksi Terorisme Menurun

21 Maret 2022

Densus 88: Penangkapan Meningkat, Aksi Terorisme Menurun

Densus 88 menyatakan aksi terorisme di Indonesia dalam dua tahun terakhir menurun setelah mereka melakukan penangkapan secara masif.


Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

21 Januari 2022

Pantau Kesiapan Kampus, Luhut Harap UIII Lahirkan Banyak Cendekiawan Muslim

Luhut Pandjaitan berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan menjadi pusat penelitian peradaban Islam.


Bukalapak Calonkan Willix Halim sebagai CEO untuk Gantikan Rachmat Kaimuddin

5 Januari 2022

Bukalapak Calonkan Willix Halim sebagai CEO untuk Gantikan Rachmat Kaimuddin

Bukalapak mencalonkan Willix Halim sebagai CEO atau Direktur Utama, menggantikan Rachmat Kaimuddin yang baru saja mundur.


Kementerian Luhut Buka 12 Formasi CPNS 2021, Simak Daftarnya

9 Juli 2021

Kementerian Luhut Buka 12 Formasi CPNS 2021, Simak Daftarnya

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi membuka 12 formasi untuk seleksi CPNS 2021. Simak daftarnya di sini.


Terduga Teroris Ditangkap di Bogor, Camat: Betul Warga Kami, Penjual Kimia

15 Juni 2021

Terduga Teroris Ditangkap di Bogor, Camat: Betul Warga Kami, Penjual Kimia

Camat Bogor Utara Marse Hendra Saputra membenarkan telah telah terjadi penangkapan terduga teroris di wilayahnya pada Senin, 14 Juni 2021.


Luhut Usul Tambahan Anggaran Rp 73 Miliar di Pagu Indikatif 2022

14 Juni 2021

Luhut Usul Tambahan Anggaran Rp 73 Miliar di Pagu Indikatif 2022

Menko Luhut mengusulkan tambahan anggaran Rp 73 miliar untuk Kementerian Koordinator Kemaritiman.