Soal Pemindahan Ibu Kota, Menteri PPN: Dipastikan ke Luar Jawa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo kembali memunculkan rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangka Raya yang pernah menjadi wacana Sukarno pada 60 tahun lalu. Apa alasan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangka Raya?

    Presiden Joko Widodo kembali memunculkan rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangka Raya yang pernah menjadi wacana Sukarno pada 60 tahun lalu. Apa alasan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Palangka Raya?

    TEMPO.CO, Bandung - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, soal pemindahan ibu kota negara dipastikan di luar Jawa berdasarkan hasil kajian yang selama ini sudah dilakukan.

    "Di luar Jawa yang sudah pasti," kata Bambang usai kuliah umum bertemakan "Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi" di Kampus ITB, Kota Bandung, Jumat 25 Agustus 2017.

    Baca :

    Wacana Pemindahan Ibu Kota, Harga Tanah di Palangka Raya Melonjak

    Pemindahan Ibu Kota, Kalsel Tawarkan Tanah Bumbu dan Kotabaru

    Bambang menuturkan, rencana perpindahan Ibu Kota Indonesia masih dalam pembahasan lebih lanjut untuk menentukan kriteria kepindahan itu. "Kita mempelajari argumen, apa kita harus pindah," ujarnya.

    Dia menyampaikan, bukan lagi berbicara masalah tempat, tetapi skema pendanaan yang sedang dalam pembahasan. "Bukan bicara tempat, tapi bicara skema pendanaan," katanya.

    Ia mengungkapkan, terkait tempat yang akan dipilih yaitu di Indonesia tengah, masalah tepatnya belum ditentukan.

    "Yang sudah pasti orientasinya tengah geografis Indonesia," katanya. Harapannya, rencana ibu kota baru Indonesia dapat secepatnya menunjukan perkembangan terbaru. "Akhir tahun ini bisa ada sesuatu."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.