Jokowi Batal Hadiri Jambore Nasional Revolusi Mental  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) menyerahkan tanda Anugerah Dana Rakca Tahun 2016 dari Kementerian Keuangan kepada Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo (kiri) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12). Anugerah Dana Rakca merupakan penghargaan bagi provinsi atau kota/kabupaten yang berkinerja baik dalam pemanfaatan Dana Insentif Daerah, sebanyak 36 kepala daerah se-Indonesia menerima anugerah tersebut. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    Presiden Joko Widodo (kanan) menyerahkan tanda Anugerah Dana Rakca Tahun 2016 dari Kementerian Keuangan kepada Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo (kiri) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12). Anugerah Dana Rakca merupakan penghargaan bagi provinsi atau kota/kabupaten yang berkinerja baik dalam pemanfaatan Dana Insentif Daerah, sebanyak 36 kepala daerah se-Indonesia menerima anugerah tersebut. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

    TEMPO.COSurakarta - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal menghadiri acara Jambore Nasional dan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental atau Jambore Nasional Revolusi Mental di Surakarta, Jawa Tengah. Rencana semula, Jokowi diagendakan hadir sekaligus membuka jambore yang baru pertama kalinya digelar itu.

    "Presiden (Jokowi) tidak jadi hadir," kata Rudyatmo saat ditemui, Jumat, 25 Agustus 2017. Menurut dia, acara itu nantinya akan dibuka Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

    Baca juga: Jokowi Akan Buka Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    Jambore tersebut digelar di Stadion Manahan, Solo, pada 25-27 Agustus 2017. Acara itu akan menjadi ajang kampanye gerakan revolusi mental untuk semua lapisan masyarakat.

    Terdapat beberapa kegiatan yang akan digelar dalam jambore tersebut. Salah satu acara terpenting adalah rembuk nasional mengenai Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Mandiri, serta Gerakan Indonesia Bersatu.

    Acara jambore itu diperkirakan akan dihadiri 15 ribu tamu, termasuk bupati, wali kota, serta gubernur se-Indonesia. "Beberapa menteri juga akan hadir," katanya.

    Untuk persiapan Jambore Nasional Revolusi Mental yang batal dibuka Jokowi, Pemerintah Kota Surakarta mencopot sampah visual berupa spanduk dan papan iklan ilegal di sejumlah ruas jalan. 

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.