Begini Kronologi OTT KPK Terhadap Dirjen Perhubungan Laut

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Satu ruangan di lantai 4 Kementerian Perhubungan disegel KPK, 24 Agustus 2017. TEMPO/Imam Hamdi

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono. OTT dilakukan sejak Rabu malam, 23 Agustus 2017 hingga Kamis sore, 24 Agustus 2017.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan penyidik mulai bergerak pada Rabu malam menuju tempat tinggal Tonny. Pada pukul 21.45, penyidik menangkap Tonny di tempat tinggalnya di Mess Perwira Dirjen Hubla di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Baca :

OTT Kemenhub, KPK Sita 33 Tas dan ATM Berisi Total Rp 20,74 Miliar

Modus Baru, KPK: Dirjen Hubla Disuap Lewat ATM

"Hari ini berturut-turut tim mengamankan empat orang," kata Basaria di kantornya, Kamis, 24 Agustus 2017.

Ia menyebut semula tim mengamankan Manajer Keuangan PT Adhiguna Keruktama berinisial S dan Direktur PT Adhiguna Keruktama berinisial DG. Keduanya ditangkap di kantor PT Adhiguna di daerah Sunter, Jakarta Utara, sekitar pukul 10.00.

Selanjutnya tim bergerak ke Jakarta Pusat untuk menangkap Adiputra Kurniawan selaku Komisaris PT Adhiguna Keruktama. Ia ditangkap di suatu apartemen di Kemayoran sekitar pukul 14.30.

Terakhir, penyidik mengamankan Kepala Sub Direktorat Pengerukan dan Reklamasi Kementerian Perhubungan berinisial W. Ia diamankan di kantor Dirjen Hubla sekitar pukul 15.00.

"Secara bertahap kelimanya kemudian dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan," kata Basaria.

Setelah gelar perkara, KPK menetapkan dua tersangka dalam operasi ini, Mereka adalah Tonny dan Adiputra. Tonny diduga menerima suap dari Adiputra terkait dengan proyek pengerjaan pengerukan Pelabuhan di Tanjung Mas Semarang.

Simak juga : Pejabat Kemenhub Ditangkap KPK, Istana: Sudah Diingatkan

Belum pasti berapa nilai suap yang diberikan oleh Adiputra. Namun, saat operasi tangkap tangan, penyidik menemukan 33 tas berisi uang di tempat tinggal Tonny di mess Perwira Dirjen Hubla. Totalnya adalah sebesar Rp 18,9 miliar. Menurut Basaria, Tonny saat ini masih bingung ketika ditanya asal-usul uang itu.

Selain tas berisi uang, dalam OTT itu penyidik KPK juga menemukan 4 ATM berisi uang. Salah satunya adalah ATM Mandiri berisi uang Rp 1,174 miliar. Juru bicara KPK Febri Diansyah meyakini ATM itu merupakan pemberian dari Adiputra untuk Tonny.

MAYA AYU PUSPITASARI



KPK



KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

1 jam lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

8 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

10 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

23 jam lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

2 hari lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

2 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.