Membuka Akses, Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Pembangunan jembatan gantung memberikan pemerataan ekonomi, permudah akses menuju sekolah, serta jalur evakuasi daerah rawan bencana.

INFO NASIONAL - Masyarakat di di Kampung Kembang, Desa Bojong Pandan, dan Kampung Kolelet Wetan, Kabupaten Lebak, Banten, Jawa Barat bisa tersenyum bahagia. Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan jembatan gantung pada 2015 dan bisa digunakan untuk aktivitas warga sehari-hari warga kedua desa tersebut.

Jembatan gantung Kolelet membentang sejauh 132 meter dengan lebar 1,8 meter menjadi implementasi kemerdekaan dari keterisolasian. Jembatan gantung Kolelet adalah satu dari 17 jembatan gantung yang dibangun Direktorat Jenderal Bina Marga hingga 2016. Pada 2018, pemerintah telah menyiapkan pembangunan 100 jembatan gantung di semua penjuru Indonesia.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, pihaknya memprioritaskan pembangunan jembatan gantung bagi masyarakat menengah ke bawah. Ini sebagai dukungan terhadap program Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan.

“Melalui pembangunan jembatan gantung, kami berharap akses masyarakat, terutama yang tinggal di desa-desa terisolasi dan terluar terhadap daerah-daerah sekitarnya menjadi terbuka. Akses anak-anak menuju sekolah serta jalur evakuasi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana juga dipermudah,” katanya.

Arie mengatakan, pembangunan jembatan gantung tidak datang secara tiba-tiba tapi berasal dari usulan masyarakat atau unsur TNI, yang kemudian diteruskan pemerintah daerah kepada Menteri PUPR. “Kami memprioritaskan pembangunan jembatan gantung berdasarkan kesesuaian lokasi untuk akses warga yang masih belum terhubung agar pembangunan merata. Sekaligus mengatasi keterisolasian warga. Manfaat jembatan gantung benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Arie, meskipun kewenangan dan tanggung jawab pembangunan jembatan gantung berada pada pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten/kota, tapi hal itu menjadi tanggung jawab sepenuhnya Direktorat Jenderal Bina Marga. “Kami meminta pemerintah daerah berkontribusi dalam melaksanakan pembangunan bangunan bawah jembatan gantung dan pengangkutan serta pemasangan jembatan gantung. Kami juga meminta lahan jembatan gantung sudah dibebaskan dan akses jalan sudah disiapkan pemerintah daerah,” tuturnya.

Direktorat Jenderal Bina Marga bergerak mulai dari perencanaan hingga pembangunan jembatan gantung selesai sebelum dihibahkan kepada pemerintah daerah. Direktur Jembatan Iwan Zarkasi mengatakan pembangunan jembatan gantung tidak bisa dilakukan secara asal-asalan, tapi sangat memperhatikan komponen-komponen struktural di dalamnya, mulai pilar, kabel, menara atau pylon, hingga dek jembatan. Instansi teknik yang terkait dengan pembangunan jembatan gantung juga dilibatkan.

“Kami tidak ingin setelah pembangunannya selesai masyarakat menjadi korban karena kegagalan struktur jembatan gantung yang kami bangun. Karena itu, kami memastikan jembatan gantung yang kami bangun benar-benar kokoh dan layak digunakan dalam waktu lama. Untuk satu jembatan gantung yang kami bangun dapat digunakan hingga 50 tahun,” ujarnya. (*)






Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 hari lalu

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.


Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

13 Februari 2022

Anggota DPR Imbau Pelibatan Pelaku UMK untuk Pengadaan Barang dan Jasa

Caranya dengan terus mendorong pelaku UMK ini dapat masuk ke dalam ekosistem pengadaan barang/jasa yang dikembangkan LKPP melalui Katalog Elektronik.