Genjot Kualitas Guru SMK, Pemerintah Mulai Sertifikasi

Reporter

Editor

Budi Riza

Para guru mengikuti Ujian Kompetensi Guru di Sekolah SMUN 68, Jakarta, Senin (30/7). TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melaksanakan sertifikasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia keahlian bagi guru-guru di Sekolah Menengah Kejuruan.

Lewat sertifikasi ini, guru-guru SMK yang teruji bisa dianggap memiliki kemampuan mengajar yang mumpuni.

Baca: Pungli Sertifikasi Guru, Pegawai Dinas Pendidikan Terkena OTT

 

Ini merupakan pelakanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK di Indonesia setelah sebelumnya Kemendikbud merevitalisasi 219 SMK di Indonesia.

Lembaga Sertifikasi Profesi bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi,  yang meliputi 56 skema kompetensi keahlian. Proses sertifikasi ini juga akan melibatkan sejumlah Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Baca: 300 Sertifikasi Guru Palsu Bikin BPR Merugi Rp 34 Miliar

 

Di antara skema-skema kompetensi yang masuk ke dalam daftar sertifikasi adalah Teknik Elektronika Industri, Akuntasi, Perhotelan, Teknik Komputer dan Jaringan, dan Teknik Kapal Niaga. Juga ada Animasi, Kriya Kreatif Kulit dan Imitasi, dan Kesehatan Hewan. Seluruh skema ini ditangani oleh tujuh LSP P2 PPPPTK.

"Agar ini lebih terarah dan sesuai dengan yang diharapkan dan kompatibel dengan rencana BNSP, maka kita tetapkan ada 7 PPPPTK yang akan diberi mandat. Sementara ini baru 56 skema kompetensi keahlian dari 142 sertifikasi keahlian,” kata Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan, di Gedung D, Kemendikbud, Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2017.

“Yang paling penting ini adalah tugas PPPPTK ini untuk mengawal pelatihan-pelatihan guru guru kita sehingga mereka betul-betul punya sertifikat keahlian,” kata Hamid. 

Proses sertifikasi ini merupakan respons Kemendikbud mengenai masalah inkompetensi guru-guru SMK di lapangan. Setelah merevitalisasi fasilitas peralatan, bangunan dan kurikulum, sertifikasi ini akan secara serempak dipadukan dengan revitalisasi ini.

“Kemudian kurikulumnya kita dengan BNSP, maka yang untuk sertifikasinya, yang tujuh PPPPTK ini akan kita sinkronkan di sekolah sekolah ini nanti,” kata Hamid. 

Menurut Hamid, kurikulum yang dimaksud tidak akan diubah. Selama ini, kurikulum SMK terbagi atas tiga, yaitu normatif (meliputi pelajaran seperti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan atau agama), adaptif (meliputi matematika dan bahasa Inggris) serta kelompok keahlian. Kalaupun ada perubahan, menurut Hamid, perubahan itu hanyalah spesifikasi operasionalisasi kelompok keahlian. 

Optimalisasi keahlian bagi guru-guru SMK dan murid-murid SMK beririsan dengan permintaan tenaga kerja yang meningkat dari industri-industri.

Dengan serapan 82% tenaga kerja lulusan SMK di industri, Hamid memberi contoh Alfa Mart sebagai industri yang membuat keahlian bidang retail menjadi mendesak. "Kita sudah punya beberapa kelas yang request. Alfa Mart, misalnya, itu sudah pesan; pesan kelas Alfa Mart,” kata Hamid.

Ketika ditanya Tempo soal perusahaan-perusahaan lain yang turut memesan lulusan SMK, Hamid memberi contoh perusahaan infrastruktur.

"Yang jelas perusahaan listrik di beberapa tempat. Sekarang kan pemerintah bangun infrastruktur listrik kan banyak seluruh Indonesia. Itu saya sudah teken MOU dengan Dirjen Bina Konstruksi sama Dirjen listrik di ESDM, dengan mengundang para pengusaha di bidang pelistrikan waktu itu, jadi ada yang di Paiton, ada yang di Indonesia [bagian] timur,” kata Hamid.

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 pada September 2016 lalu. Pengelolaan SMK sekarang berada di bawah pemerintah provinsi, sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi pada Juli 2017 silam. Proses sertifikasi ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengajaran para guru di sekolah.

STANLEY WIDIANTO






Nadiem Sebut Guru Belum Sertifikasi Bisa Dapat Tunjangan di RUU Sisdiknas

24 hari lalu

Nadiem Sebut Guru Belum Sertifikasi Bisa Dapat Tunjangan di RUU Sisdiknas

Di DPR, Nadiem menjelaskan berbagai poin di dalam RUU Sisdiknas, termasuk tunjangan profesi guru.


Sempat Diundur, Pengumuman Kampus Mengajar Angkatan 4 Diumumkan Besok 8 Juli 2022

7 Juli 2022

Sempat Diundur, Pengumuman Kampus Mengajar Angkatan 4 Diumumkan Besok 8 Juli 2022

Pengumuman disampaikan pada 7 Juli 2022 melalui akun Instagram Kampus Mengajar.


MA Menangkan Kemendikbud Terkait Aturan Pencegahan Kekerasan Seksual

19 April 2022

MA Menangkan Kemendikbud Terkait Aturan Pencegahan Kekerasan Seksual

MA menolak gugatan uji materiil terhadap Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi.


IPB University Raih Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Versi Kemendikbud

17 Maret 2022

IPB University Raih Nilai Kinerja Anggaran Terbaik Versi Kemendikbud

IPB University meraih nilai 94,41 dengan predikat sangat baik. Disusul oleh Universitas Pendidikan Indonesia dengan nilai 91,33 (sangat baik).


Kementerian Pendidikan Buka Pendaftaran Guru Penggerak, Cek Syaratnya

15 Maret 2022

Kementerian Pendidikan Buka Pendaftaran Guru Penggerak, Cek Syaratnya

Pendaftaran program guru penggerak dibuka pada 14 Maret hingga 15 April 2022. Seleksi ini terbuka untuk guru TK, SD, SMA, SMK, dan SLB.


Kementerian Pendidikan Sesalkan Konflik Rektor dan Dosen SBM ITB

10 Maret 2022

Kementerian Pendidikan Sesalkan Konflik Rektor dan Dosen SBM ITB

Kementerian Pendidikan meminta agar rektor dan dosen SBM ITB berdialog mencari solusi. Kemendikbud meminta agar tak mengorbankan mahasiswa.


Mau Magang di Kantor Mas Menteri Nadiem Makarim? Ini Syarat dan Formasinya

4 Maret 2022

Mau Magang di Kantor Mas Menteri Nadiem Makarim? Ini Syarat dan Formasinya

Kementerian Pendidikan yang dinaungi Nadiem Makarim membuka program praktik kerja lapangan dengan enam formasi seperti humas dan konten kreator.


Kementerian Pendidikan-INKA Targetkan 9 Bus Listrik Rampung untuk G20

2 Maret 2022

Kementerian Pendidikan-INKA Targetkan 9 Bus Listrik Rampung untuk G20

Kementerian Pendidikan dan PT INKA menargetkan pembuatan 9 bus listrik selesai dan dapat digunakan pada saat KTT G20 pada akhir 2022.


Persentase Guru Kompeten Jakarta Turun Drastis Hingga 1,02 Persen

25 Februari 2022

Persentase Guru Kompeten Jakarta Turun Drastis Hingga 1,02 Persen

Dalam dokumen tersebut juga tertulis perlunya sertifikasi guru agar meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.


Cerita Astrid, Mahasiswa ITB Penerima Beasiswa IISMA yang Sempat Ragu Mendaftar

16 Februari 2022

Cerita Astrid, Mahasiswa ITB Penerima Beasiswa IISMA yang Sempat Ragu Mendaftar

Astrid, mahasiswa ITB mendapat kesempatan untuk belajar di University of Pennsylvania. Bermula dari keraguan, dia akhirnya bisa belajar di Amerika.