Jabar Sambut Baik Kerjasama Unpad di Tujuh Rumah Sakit

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jabar Sambut Baik Kerjasama Unpad di Tujuh Rumah Sakit

    Jabar Sambut Baik Kerjasama Unpad di Tujuh Rumah Sakit

    INFO JABAR - Pemerintah  Jawa Barat menyambut baik kerjasama Fakultas Kedokteran Unpad dengan tujuh rumah sakit di Jabar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan jantung. Jumlah penderita penyakit jantung koroner  pada tahun 2013, sebanyak 160 ribu orang atau 0,5 persen, dan ini merupakan yang terbanyak di Indonesia.

    Selain jantung koroner, jumlah penderita penyakit gagal jantung berdasarkan diagnosis/gejala sebanyak 96 ribu orang atau 0,3 persen. "Kami menyambut program  pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Universitas Padjadjaran (UNPAD) dengan Dinas Kesehatan Jabar dan RSHS terkait kerjasama  peningkatan pelayanan kesehatan jantung di  tujuh rumah sakit di Jabar,"  kata Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar pada acara Penandatanganan MOU tentang penanganan Pelayanan Penyakit Jantung antara UNPAD, dengan 7 rumah sakit, di Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Senin,  21 Agustus 2017.

    Kerja sama antara UNPAD Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, RSHS, Fakultas Kedokteran UNPAD, itu berupa penyediaan SDM di 7 rumah sakit. Ketujuh RS itu adalah  RSUD Al-Ikhsan, RSUD Cibabat Cimahi, RSUD Dr.Soekarjo kota Tasikmalaya, RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, RSUD RSUD kota Banjar, dan RSUD Kabupaten Sumedang.

    "Melalui program ini kita berharap bisa mengurangi resiko kematian akibat penyakit tidak menular seperti jantung," kata Deddy.

    Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, menurut Deddy, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kabupaten/Kota di Jabar, harus mengalokasikan anggaran fungsi kesehatan minimal 10 persen dari APBD sesuai amanat Undang-undang.

    "Selain meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dari aspek kuratif dan rehabilitatif,  juga untuk  mengkampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat dan  mencegah penyakit kardiovaskular," kata Deddy.

    Rektor Universitas Padjadjaran Prof Dr med Tri Hanggono Achmad mengatakan, pihaknya berusaha mengimplementasikan berbagai perencanaan yang menjadi fasilitas untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

    "Hari ini kita akan memulai suatu kerja sama dengan tujuh rumah sakit daerah. Tujuh rumah sakit ini sudah memiliki fasilitas, dan kami bertanggung jawab untuk men-support agar fasilitas ini dapat berfungsi dengan baik," kata Tri.

    Seluruh RSUD yang menjalankan  kerjasama sudah masuk pada tipe B. Di sisi regulasi ada pada otoritas Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Maka atas prakarsa bersama, UNPAD dan RSHS memberikan  pelayanan dari sisi Sumber Daya Manusianya, dan segi regulasinya merupakan dukungan Dinkes Jabar. hal ini sejalan dengan target Provinsi Jawa Barat  mengembangkan tujuh pusat rujukan

    "Ini langkah awal, mudah-mudahan menjadi pembuka aspek pelayanan lainnya untuk pelayanan penyakit jantung ini," ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.