Kasus Lama Novel Baswedan Muncul Lagi, Ada Apa?  

Reporter

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mendapat informasi mengenai upaya keempat mantan napi dalam kasus pencurian sarang burung walet, yang pernah ditangani Novel Baswedan saat ia menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Bengkulu, bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Mereka meminta kasus penganiayaan yang dituduhkan dan diduga melibatkan penyidik KPK saat ini, Novel Baswedan, pada 2004 bisa diselesaikan. 

Baca juga: 
Kejanggalan-kejanggalan Penyidikan Kasus Novel Baswedan

"Saya belum mendengar informasi terkait dengan hal itu. Namun saya kira untuk Novel Baswedan, bagi KPK, tentu sangat concerned dengan segala upaya serangan terhadap Novel, khususnya serangan air keras yang terjadi April lalu,” kata Febri Diansyah, juru bicara KPK, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2017.

Kemarin, keempat mantan napi kasus pencurian sarang burung walet tersebut, Dedi Nuryadi, M. Rusli, Doni Rizal Siregar, dan Irwansyah Siregar, mengaku telah mengirim surat kepada Jokowi dan berharap Presiden menerima mereka. 

Baca pula:
Novel Baswedan: Ini Upaya Kriminalisasi Diri Saya!

Saat itu Novel masih menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Bengkulu. Ia dituduh menganiaya tersangka pencuri sarang burung walet.

"Kami berharap semua pihak bisa concerned terhadap hal ini. Kami harap tidak ada lagi upaya-upaya lain. Tapi kami belum mendapat (informasi) tentang hal itu,” kata Febri. 

Pada 2016 Kejaksaan Agung menghentikan kasus ini karena tak ada saksi yang melihat kasusnya. Kasus Novel Baswedan itu kembali diungkit-ungkit pada 2012 ketika Novel menjadi penyidik KPK dan sedang mengusut kasus korupsi pengadaan simulator surat izin mengemudi di Korps Lalu Lintas Mabes Polri yang menjerat bekas Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

STANLEY WIDIANTO






Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

12 jam lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

13 jam lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

8 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

14 hari lalu

Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

Kebocoran data pribadi belakangan ini menyadarkan publik bahwa modus serangan siber memiliki ragam bentuk, seperti phishing, skimming, carding, ataupun ransomware.


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

16 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

Polri mengembangkan Satgassus Pencegahan Korupsi. Apa saja tuganya? Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK korban TWK ada di sana.


Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

35 hari lalu

Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

Novel Baswedan menjelaskan perbedaan antara gratifikasi dan suap. Berapa hari maksimal seseorang diwajibkan lapor terima gratifikasi?


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

38 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri yang diperkuat Novel Baswedan membeberkan potensi korupsi di tubuh Kementerian Pertanian.


Novel Baswedan Kritik Rompi Biru Antikorupsi KPK: Kurang Bisa Kerja

1 Juni 2022

Novel Baswedan Kritik Rompi Biru Antikorupsi KPK: Kurang Bisa Kerja

Novel Baswedan mengatakan tugas utama yang seharusnya dikerjakan oleh KPK justru tidak dilakukan dengan baik sehingga tidak membuahkan hasil.


IPW Anggap KPK Menyerah Kejar Harun Masiku

26 Mei 2022

IPW Anggap KPK Menyerah Kejar Harun Masiku

IPW menilai pernyataan KPK yang meminta masyarakat untuk ikut mengejar Harun Masiku dengan biaya pribadi sebagai kibaran bendera putih.


Dituding Tak Serius Cari Harun Masiku, KPK: Tak Bisa Kami Detailkan

25 Mei 2022

Dituding Tak Serius Cari Harun Masiku, KPK: Tak Bisa Kami Detailkan

KPK menyatakan tak bisa mendetailkan langkah mereka dalam pencarian Harun Masiku.