Waspadai Titik Kebakaran Hutan, Enam Provinsi Siaga Darurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi upaya pemadaman kebakaran hutan. ANTARA/Nova Wahyudi

    Ilustrasi upaya pemadaman kebakaran hutan. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan titik panas kebakaran hutan dan lahan akan terus meningkat memasuki akhir Agustus hingga September mendatang.

    Enam provinsi di Indonesia yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan telah melakukan siaga darurat.

    Dari pantuan satelit Terra, Aqua dan SNPP pada Selasa 22 Agustus 2017 pukul 08.00 WIB terdeteksi 538  titik api dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi. Sebanyak 193 titik api terdeteksi di Kalimantan Barat dan 143 di Papua. 

    “Kemungkinan jumlah hotspot di lapangan lebih banyak daripada 538 hotspot karena beberapa wilayah tidak terlintasi oleh satelit Terra dan Aqua,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

    Secara umum strategi penanganan kebakaran hutan dilakukan dengan menetapkan lima satgas yakni satgas darat (TNI, Polri), satgas udara (water bombing), satgas penegakan hukum  (Polri, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), satgas pelayanan kesehatan, dan satgas sosialisasi.

    Sutopo menyatakan, titik panas kebakaran hutan dan lahan akan terus meningkat memasuki akhir Agustus hingga September mendatang. Meskipun di beberapa wilayah mengalami hujan di atas normal namun kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di beberapa tempat.

    Menurut Sutopo, secara umum penanganan kebakaran hutan dan lahan menunjukkan kemajuan. Ia mengatakan, tidak mungkin menghilangkan semua titik kebakaran dari seluruh wilayah Indonesia dalam sepanjang tahun.

    Sutopo menjelaskan luas hutan dan lahan yang terbakar pada tahun 2015 sebanyak 2,61 juta hektar, pada tahun 2016 sebanyak 438 ribu hektar, dan tahun 2017 sekitar 20 ribuan hektar.

    ALFAN HILMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.