Politikus Gerindra Djamal Aziz Bantah Pernah Tekan Miryam Haryani

Reporter

Mantan anggota DPR, Djamal Aziz, seusai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, 2 Februari 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra yang juga bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014, Djamal Aziz, menampik pernyataan pengacara Elza Syarief yang menyebut namanya sebagai salah satu anggota Dewan yang menemui Miryam S. Haryani sebelum yang bersangkutan bersaksi dalam sidang kasus e-KTP pada Maret 2017.

"Jadi begini, prinsip saya Juli 2010 udah berakhir di Komisi II, setelah itu reses. Masuk reses tanggal 16 Agustus, tanggal 17 libur, 18 Agustus saya sudah pindah ke Komisi X. Bagaimana saya bisa ikut menekan (Miryam)?” kata Djamal Aziz di sela diperiksa sebagai saksi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2017.

Baca: Elza Syarief Ungkap Miryam Pernah Cerita Ditekan Rekannya di DPR

Sebelumnya dalam kesaksiannya dalm sidang Miryam S Haryani, terdakwa kasus pemberian kererangan tidak benar di sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017, Elza menyebut Djamal dan politikus NasDem Akbar Faisal sebagai dua anggota DPR yang menemui Miryam S Haryani.

"Yang saya ingat Faisal Akbar dan Djamal Aziz pernah marah, mereka mengatakan ke Yani (Miryam S Haryani), 'Kenapa menyebut nama kami berdua? Padahal saya cuma sampaikan pesan saja karena uang kan dari Markus Nari'," kata Elsa Syarief di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.

Djamal juga menampik mendampingi Akbar Faisal menemui Miryam. Alasannya, ia sudah bukan anggota DPR lantaran masa jabatannya berakhir pada 2014. "Tidak pernah. Etika di DPR itu begitu saya dipindah ke Komisi, ya sudah, saya ndak punya otoritas untuk berbicara di wilayah komisi yang lain,” ucapnya.

Simak: Korupsi E-KTP, KPK Hari Ini Periksa Mantan Kapoksi Gerindra

Djamal juga mengaku tidak pernah bertemu Setya Novanto dalam kapasitas yang bersangkutan sebagai salah satu aktor proyek e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun. "Sama sekali (tidak pernah bertemu dengan Setya Novanto). Kalau ketemu sebagai anggota DPR pada waktu masa saya di sana (DPR), ya ketemu,” ujarnya.

Sebelumnya, Elza Syarief meralat keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dia yang menyebut bahwa Setya Novanto sebagai pihak yang mengumpulkan semua anggota DPR dalam pertemuan tersebut.

Djamal dan pegawai PT Sucofindo Nadjamudin Abror dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi pengadaan E-KTP, Selasa siang.

STANLEY WIDIANTO | ANTARA






Eks Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

4 jam lalu

Eks Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Eks pejabat Waskita Karya Adi Wibowo dituntut pidana 4 tahun 6 bulanpenjara dalam perkara korupsi pengadaan pembangunan Gedung Kampus IPDN Gowa


Pengacara Lukas Enembe Tawarkan Tim Dokter ke Papua, KPK: Kami Panggil Tersangka, Bukan Kami yang Dipanggil

5 jam lalu

Pengacara Lukas Enembe Tawarkan Tim Dokter ke Papua, KPK: Kami Panggil Tersangka, Bukan Kami yang Dipanggil

Lukas Enembe kembali tidak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin 26 September 2022


KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

5 jam lalu

KPK Persilakan Komisi Yudisial Periksa Hakim Sudrajad Dimyati soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik

KPK memberikan ruang seluas-luasnya bagi Komisi Yudisial (KY) untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik Hakim Agung non-aktif Sudrajad Dimyati


KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

9 jam lalu

KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

KPK menyatakan tim dokter Lukas Enembe kesulitan membuktikan bahwa Gubernur Papua itu sakit


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

12 jam lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Ahmad Sahroni Bilang Dirinya Akan Dipanggil KPK Bila Ada Tersangka Kasus Formula E

14 jam lalu

Ahmad Sahroni Bilang Dirinya Akan Dipanggil KPK Bila Ada Tersangka Kasus Formula E

Politikus Nasdem Ahmad Sahroni mengatakan dirinya akan dipanggil KPK bila memang ada tersangka karena ia menjabat ketua pelaksana balapan.


Lukas Enembe Punya Tambang Emas, KPK: Sampaikan Langsung ke Penyidik!

16 jam lalu

Lukas Enembe Punya Tambang Emas, KPK: Sampaikan Langsung ke Penyidik!

Ali menyayangkan pihak Lukas Enembe justru menggelar konferensi pers ketimbang menghadiri pemeriksaan di KPK.


KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

16 jam lalu

KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Pendapat dari IDI juga akan menjadi pertimbangan KPK untuk mengizinkan Lukas Enembe berobat ke luar negeri.


Ketua KY Sambangi KPK Bahas Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati

18 jam lalu

Ketua KY Sambangi KPK Bahas Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Mahkamah Agung memberhentikan sementara Hakim Agung Kamar Perdata Sudrajad Dimyati dari jabatannya.


Kuasa Hukum Bilang Lukas Enembe Punya Tambang Emas

18 jam lalu

Kuasa Hukum Bilang Lukas Enembe Punya Tambang Emas

Roy tergelitik untuk bertanya langsung kepada Lukas Enembe soal tambang emas. Sedang dalam proses perizinan.