Kalla Minta Organisasi Diaspora Indonesia Tidak Meniru Parpol

Reporter

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan soal keterbatasan lahan untuk peningkatan produksi garam di Indonesia. TEMPO/Istman

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta organisasi diaspora Indonesia tak meniru partai politik. Organisasi diaspora seharusnya bersatu, bukan malah terpecah.

"Jangan tiru partai di Indonesia. Anda harus menjadi contoh. Yang soal, Anda mengambil contoh partai di Indonesia, yang penting pecah, semua ingin jadi pemimpin," kata Kalla saat membuka acara Indonesian Diaspora Global Summit di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin 21 Agustus 2017.

Acara tersebut digelar oleh Indonesian Diaspora Network yang dipimpin Edward Wanandi. Pada awal Juli lalu, organisasi yang juga bernama Indonesian Diaspora Newtwork pimpinan Dino Patti Djalal juga menggelar kongres diaspora Indonesia. Meski memakai nama yang sama, mereka adalah dua organisasi yang berbeda.

Kalla mengatakan adanya nama yang sama dengan organisasi yang berbeda akan membingungkan masyarakat. Ini juga dialami Kalla.

"Saya sendiri bingung, baru-baru ini ada kongres diaspora, kok ini ada lagi kongres. Yang mana yang bener, kan," kata Kalla.

Menurut Kalla, awalnya dirinya ragu-ragu untuk hadir di acara tersebut. Namun setelah diberitahu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi soal adanya persoalan di Indonesian Diaspora Network, Kalla memakluminya. Karena itu kedepan, Kalla meminta Retno untuk menyelesaikan dualisme organisasi diaspora Indonesia.

Jika Retno tak sanggup, Kalla siap menyelesaikannya.

"Biar saya yang ikut serta, nanti kita bawa ke Malino biar aman," kata Kalla menyebut daerah tempat terjadinya perdamaian Poso. Perdamaian itu dicapai atas keterlibatan Kalla.

Menurut Kalla, persatuan di antara organisasi diaspora Indonesia juga penting saat berhubungan dengan pemerintah negara asing.

"Ada bahayanya. Nanti pengurus ini ketemu seorang pejabat pemerintahan di luar negeri, yang satu ketemu lagi. Bingung dia, apa ini," kata Kalla diiringi tawa hadirin.

AMIRULLAH SUHADA






Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

8 hari lalu

Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan akan bermasalah.


Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

8 hari lalu

Kumpulkan Jejaring Diaspora, Yogyakarta Promosikan Wisata ke Mancanegara

Pemulihan pariwisata Yogyakarta tidak bisa sekadar membuat program-program dan paket wisata.


Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

9 hari lalu

Sejarah Hari Ini, 20 September 2004 Pilpres Putaran Kedua SBY Kalahkan Megawati

Hari ini, 20 September 2004 merupakan Pilpres 2004 putaran kedua. SBY - Jusuf Kalla dapat suara terbanyak dibandingkan Megawati - Hasyim Muzadi.


Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

10 hari lalu

Tempat Hiburan Malam Berkedok Restoran dan Anies Jumpa 3 Ketua Umum Partai Jadi Top 3 Metro

Tempat hiburan malam berkedok restoran di Bekasi dan Anies Baswedan jumpa 3 ketua umum partai dan Jusuf Kalla jadi Top 3 Metro


Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

10 hari lalu

Mensesneg dan Jusuf Kalla Sambut Kedatangan Jenazah Azyumardi Azra

Pratikno dan Jusuf Kalla menyambut kedatangan jenazah Ketua Dewan Pers, Azyumardi Azra di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin malam


Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

10 hari lalu

Jumpa AHY, Surya Paloh, Jusuf Kalla, dan Ahmad Syaikhu, Anies Baswedan: Ngobrol Ngalor-ngidul

Anies Baswedan membahas beragam isu termasuk soal politik saat bertemu tiga ketua umum partai politik.


Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

10 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Tak Sengaja Jumpa Ahok, Tanya Kabar Keluarga dan Cerita Lain

Anies Baswedan menyebut tak sengaja bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di hotel yang sama.


Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

11 hari lalu

Anies Baswedan Diskusi dengan Jenggala Center, Pakar: Matangkan Langkah Pilpres 2024

Pengamat politik menilai JK bakal mendahulukan Anies Baswedan untuk dipersiapkan menjadi calon presiden. meski Partai Golkar mengusung Airlangga.


Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

12 hari lalu

Soal Pilpres 2024, Anies Baswedan: Biarkan Partai Bentuk Koalisi

"Kalau ada yang mengusung, kami lihat. Kami tunggu nanti," kata Anies Baswedan ihwal kesiapannya maju di Pilpres 2024


Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

12 hari lalu

Anies Baswedan dan Yayasan Jusuf Kalla Gelar Diskusi Tertutup soal Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar diskusi tertutup membahas situasi politik jelang Pemilu 2024 bersama Jenggala Center, eks tim Jokowi-JK