Menang Kasasi, Hakim Syarifuddin Jadi Saksi Kunci Pansus KPK DPR

Reporter

Mantan hakim Syarifuddin Umar (baju putih) menyerahkan dokumen, yang menurut dirinya merupakan bukti pelanggaran oleh penyidik KPK. Dokumen diberikan kepada pimpinan Pansus Angket KPK di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017. (Tempo/Fajar Pebrianto)

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,  Syarifuddin Umar, yang juga bekas terpidana kasus korupsi, akan menjadi saksi kunci Pansus Angket KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) DPR RI. Pada 2014, ia menang pra-peradilan melawan KPK dalam kasus penggeledahan.

Baca Juga: Ini Alasan KPK Serahkan Uang Konsinyasi 

"Banyak yang bertanya mengapa pansus tidak sekalipun mendatangkan saksi kunci, nah hari ini ditegaskan bahwa pansus akan menjadikan Syarifuddin sebagai saksi kunci," kata Ketua Pansus Angket KPK,  Agun Gunandjar Sudarsa di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.

Dalam pertemuan antara pansus dengan Syarifuddin, Agun secara langsung menanyakan mengenai kesediaan Syarifuddin untuk datang kembali ke DPR. "Untuk menunjukkan bukti-bukti pelanggaran lainnya dari penyidik KPK," kata Agun.

Syarifuddin menyanggupi keinginan pansus dan berjanji akan kembali mendatangi DPR jika diundang. "Insyaallah saya siap, bahkan jauh sebelum ini, begitu saya dengar ada pansus angket KPK di DPR RI, saya ditanya teman, apakah bersedia menjadi pembicara (memberikan informasi), saya katakan saja, kenapa tidak bisa, dan ini sekarang saya lakukan," ujarnya.

Syarifuddin Umar adalah terpidana kasus suap PT SCI (Skycamping Indonesia), yang juga bekas hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Syarifuddin  menerima uang konsinyasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi sebesar Rp 100 juta yang diserahkan oleh Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Uang tersebut diberikan, setelah Mahkamah Agung memenangkan kasasi Syarifuddin.


Baca juga:
 Hakim Syarifuddin Ditangkap KPK di Depan Anak dan Istrinya

Kasus  Syarifuddin Umar berawal dari kasus  suap kepailitan PT Skycamping Indonesia (SCI). Pada 2012, Syarifuddin Umar dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider empat bulan kurungan. Ia dinilai majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) terbukti menerima suap dari kurator PT Skycamping Indonesia, Puguh Wirawan, sebesar Rp 250 juta, namun saat ini sudah bebas.

FAJAR PEBRIANTO






KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

14 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

22 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

22 jam lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

23 jam lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.


Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

1 hari lalu

Kasus Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda, KPK Duga Eks Anggota DPR Terima Suap Rp 100 Miliar

KPK membuka penyidikan baru kasus suap pengadaan armada pesawat Airbus di PT Garuda Indonesia tahun 2010-2015.


Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

1 hari lalu

Top Nasional: Panglima TNI Akan Hukum Anak Buahnya jika Salah di Tragedi Kanjuruhan, Deklarasi Anies

Panglima TNI Jendral Andika Perkasa mengatakan tak segan menghukum anak buahnya yang terbukti melakukan penganiayaan dalam tragedi Kanjuruhan


Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

1 hari lalu

Kasus Formula E, KPK Sebut Sudah Berkoordinasi dengan BPK

KPK menyebut sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses penanganan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E


Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

1 hari lalu

Pemanggilan Lukas Enembe, KPK Hindari Upaya Penjemputan Paksa

KPK berupaya menghindari upaya penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kasus dugaan gratifikasi dan lebih mengutamakan persuasif