Sentra Ekonomi Desa dan Kebudayaan Jadi Penangkal Terorisme

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sentra Ekonomi Desa dan Kebudayaan Jadi Penangkal Terorisme

    Sentra Ekonomi Desa dan Kebudayaan Jadi Penangkal Terorisme

    INFO PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan ada dua kekuatan penangkal paham radikalisme dan terorisme yang selama ini menjadi momok bagi bangsa-bangsa di dunia.

    "Pertama penguatan ekonomi pedesaan dan kebudayaan atau kearifan lokal," katanya, saat menjadi pembicara pada kuliah umum di hadapan 152 ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Hongkong, Ahad, 20 Agustus 2017. 

    Kuliah umum bertajuk Menjaga Fitrah Bangsa dari Radikalisme dan Terorisme  yang digelar di Olympic House, Stadium Path, Hongkong, tersebut, diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hongkong bekerja sama dengan Aliansi Kebangsaan Untuk Indonesia (AKU) Indonesia.

    Menurut Kang Dedi, sapaan akrabnya, ke depan, persolan penguatan ekonomi tidak boleh lagi tersentralisasi di kota-kota besar seperti Jakarta. Desa,  sebagai penghasil sumber daya alam justru harus menjadi pusat kegiatan ekonomi dan harus terbebas dari jerat kemiskinan. 

    “Jadi, kalau di desa menjadi pusat pergerakan ekonomi, maka orang desa tidak lagi bermigrasi dan menjadi beban di kota dan menjadi kaum miskin di sana karena menganggur untuk mencari pekerjaan,” tutur Kang Dedi.

    Dan, persoalan pengangguran italah yang kemudian memantik terjadinya depresi di tengah-tengah kehidupan masyarakat perkotaan. Selanjutnya, kondisi psikologi yang memantik depresi tersebut menjadi lahan subur bagi para ideolog radikalisme dan terorisme. 

    Soal kedua yang bisa melawan tumbuh suburnya faham radikalisme dan terorisme yakni penguatan kebudayaan atau kearifan lokal. “Kalau ingin Indonesia tidak subur teroris, maka jangan ubah kebudayaan Indonesia menjadi kebudayaan lain. Indonesia harus tetap menjadi Indonesia," ucap Dedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.