Korban First Travel di Bekasi: Saya Puyeng Kalau Ingat Umrah  

Reporter

Editor

Elik Susanto

Belasan calon peserta umroh memaksa masuk ke ruang pengurus First Travel di GKW Green Tower, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis 27 Juli 2017. Mereka meminta kepastian jadwal keberangkatan maupun prosedur pengembalian uang 100 persen. TEMPO/ Nur Qolbi (magang)

TEMPO.CO, Bekasi - Sedikitnya 6 orang warga Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penipuan biro perjalanan umrah First Travel dan saat ini sebagian dari mereka mengalami depresi dan jatuh sakit. "Stres setelah mendapatkan informasi terkena tipu," kata Suhendi, anggota keluarga yang merasa tertipu First Travel di Bekasi, Minggu, 20 Agustus 2017.

Korban umumnya telah menyetorkan uang Rp 18 juta. Kendati demikian mereka belum mendadpat kabar kapan kepastian berangkat ke Arab Saudi untuk ibadah umrah. Suhendi menjelaskan, keluarganya tinggal di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede mempunyai bukti setoran melalui agen perusahaan di Bekasi pada 2016.

Setelah membayar total biaya umrah sebesar Rp 14 sampai 16 juta, kata Suhendi, agen perusahaan meminta tambahan Rp 2 juta. Alasannya untuk biaya sewa pesawat. Dijanjikan diberangkatkan paling lambat Agustus tahun ini. "Ada yang sampai guling-guling setelah mengetahui kena tipu," kata Suhendi.

Baca: Mengintip Rumah Mewah Bos First Travel di Sentul City

Salah satu keluarga Suhendi yang tertibu adalah orang tuanya sendiri bernama Maryanah. Suhendi kini berupaya menenangkannya agar ikhlas dan meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini.


Korban lainnya Kunut, 75 tahun. Warga  RT 04 RW 09 Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, ini mengaku kesehatannya mulai terganggu. "Pikiran saya juga puyeng kalau ingat umrah. Badan saya sepertinya butuh dirawat karena kurang enak terus," katanya.

Kunut mengaku menyetorkan uang ke First Travel Rp 32 juta untuk keberangkatan umrah bersama istrinya.  "Uang itu dari hasil arisan. Bulanannya sampai sekarang terus dibayar," kata Kunut sembari berharap uangnya dikembalikan bila memang umrahnya batal. "Kami cuma ingin uangnya dikembalikan utuh untuk keperluan lain."

Kepolisian kini sedang mengusut kasus ini, menyusul laporan warga yang merasa tertipu oleh janji-janji First Travel. Berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pemilik First Travel terlacak menggunakan dana calon jemaah haji dan umrah untuk membeli aset pribadi seperti rumah dan kendaraan.

Salah satu rumahnya ada di Sentul City, Bogor, Jawa Barat. Rumah tersebut tak hanya besar tapi juga mewah. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, total utang yang dimiliki bos First Travel Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan mencapai Rp 104 miliar.  First Travel dikelola suami istri dengan nama resmi Biro Umrah PT First Anugrah Karya Wisata alias First Travel.

ADI WARSONO | ANTARA






Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

7 Januari 2022

Anggota Polda Metro Jaya Raih Gelar Doktor dengan Studi First Travel dan Pandawa

Anggota Polda Metro Jaya Komisaris Supriyanto berhasil meraih gelar doktor kriminologi dengan predikat Cumlaude dari FISIP UI.


PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

12 Agustus 2020

PK Terpidana First Travel: Aset yang Dirampas Negara Dikembalikan ke Korban

Terpidana kasus penipuan dan penggelapan oleh First Travel mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Depok, pada Senin, 11 Agustus lalu.


YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

14 Januari 2020

YLKI Minta Kasus Jiwasraya Jangan Sampai Seperti First Travel

Khawatir nasib nasabah Jiwasraya sama seperti korban First Travel, YLKI minta jaminan Erick Thohir.


BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

16 Desember 2019

BPKN Minta Pemerintah Berangkatkan Umrah Jamaah First Travel

Pemerintah diminta bertanggung jawab terhadap jamaah First Travel.


Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

16 Desember 2019

Korban Penipuan Properti Syariah Cemas Bernasib Sama First Travel

Beberapa korban penipuan rumah berkedok pengembang syariah, khawatir akan bernasib sama seperti korban First Travel.


Tujuh Agen Perjalanan Patungan Biayai Umrah Korban First Travel

6 Desember 2019

Tujuh Agen Perjalanan Patungan Biayai Umrah Korban First Travel

Sebanyak 1.000 orang korban First Travel akan dibiayai umrah oleh tujuh pengusaha agen perjalanan.


Agen Perjalanan Ini Diduga Menipu, Instagram Penuh Hujatan

4 Desember 2019

Agen Perjalanan Ini Diduga Menipu, Instagram Penuh Hujatan

Agen perjalanan Easy To Holiday diduga melakukan penipuan kepada calon pelancong.


Mirip First Travel, Agen Perjalanan Ini Rugikan Calon Pelancong

4 Desember 2019

Mirip First Travel, Agen Perjalanan Ini Rugikan Calon Pelancong

Setelah First Travel yang merugikan ratusan jemaah hingga miliaran rupiah, kali ini, Easy To Holiday


Korban First Travel Minta Kejagung Tunda Lelang Aset Sitaan

3 Desember 2019

Korban First Travel Minta Kejagung Tunda Lelang Aset Sitaan

Kuasa hukum korban mengatakan Kejagung wajib memberikan bantuan hukum dan memperjuangkan hak para korban First Travel.


Hakim Tolak Gugatan Perdata Terhadap First Travel

2 Desember 2019

Hakim Tolak Gugatan Perdata Terhadap First Travel

Sebut bukti sekoper, calon jemaah umrah First Travel mengajukan banding.