Penyebab Johannes Marliem Tetap WNA meski Punya Paspor Indonesia  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Johannes Marliem. Johannesmarliem.com

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif menyebutkan status saksi kunci kasus e-KTP, Johannes Marliem, merupakan warga negara asing meski punya paspor Indonesia yang masih berlaku hingga 2021.

"Setelah kami cek dengan kedutaan besar, paspornya masih berlaku sampai 2021, tapi di saat yang sama menurut teman-teman FBI dan Department of Justice, dia warga negara Amerika Serikat," kata Laode di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Ahad, 20 Agustus 2017.
 
Baca: Kemenlu Pastikan Johannes Marliem Warga Negara Amerika Serikat

"Kita enggak mengenal dual kewarganegaraan. Maka itu, dia gugur (sebagai warga negara Indonesia)," ujar Laode lagi.

Johannes Marliem, Direktur Utama Biomorf Lone LLC yang membawahkan PT Biomorf Lone Indonesia sekaligus saksi kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, meninggal pada Jumat, 11 Agustus 2017, di Los Angeles, Amerika Serikat, dengan luka tembak. Pihak polisi setempat memastikan bahwa Marliem bunuh diri.

Sebelum meninggal, Marliem disebut pernah menggunakan paspor Indonesia untuk melakukan perjalanan ke Jepang pada Agustus tahun lalu.

Pernyataan Laode, bahwa Marliem adalah warga negara asing, dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
 
Simak juga: Curhat Terakhir Marliem: Apartemen Dirampok dan Investigasi E-KTP

"Sudah ada konfirmasi dari otoritas Amerika Serikat, bahwa dia sudah memegang kewarganegaraan Amerika Serikat sejak tahun 2014," kata Menteri Retno Marsudi, di gedung Carakaloka, Jakarta, Ahad, 20 Agustus.

Karena status Marliem yang bukan lagi warga negara Indonesia, Retno menyebut Kementerian Luar Negeri hanya bisa angkat tangan terkait dengan penyelidikan kasus kematiannya.

Kini, Retno mengatakan menyerahkan semua hal soal Johannes Marliem ihwal kasus korupsi proyek e-KTP kepada KPK. "Kalau kasus hukumnya silakan (ke KPK), itu bukan kewenangan kami. Itu adalah kewenangan KPK," katanya.

ZARA AMELIA | DIAS PRASONGKO | DWI ARJANTO






Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

7 jam lalu

Hakim Agung Kena OTT KPK, Adanya Mafia Peradilan Tak Lagi Samar-samar?

Hakim Agung Dimyati ditetapkan sebagai tersangka bersama 9 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara KSP Intidana.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

8 jam lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

10 jam lalu

Firli Bahuri Sebut KPK Akan Kejar dan Tangkap Perampok Anggaran Petani

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan bakal menjerat siapa pun yang melakukan korupsi program kesejahteraan petani jika memiliki kecukupan alat bukti.


4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

11 jam lalu

4 Kasus Suap Jual-Beli Putusan yang Mengguncang Mahkamah Agung

Sebelum Sudrajad Dimyati, Mahkamah Agung pernah juga tercoreng oleh kasus-kasus suap lainnya yang ditangani KPK.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

13 jam lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

14 jam lalu

MAKI Sebut Lukas Enembe Terlacak Main Judi di 3 Negara Ini

PPATK menemukan dugaan aliran dana jumbo dari Lukas Enembe ke kasino-kasino judi di luar negeri.


MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

14 jam lalu

MAKI Punya Bukti Lukas Enembe Cukup Sehat untuk Bisa Diperiksa KPK

Menurut MAKI, perjalanan yang kerap dilakukan Lukas Enembe itu menunjukkan bahwa Lukas seharusnya bisa memenuhi panggilan KPK pada Senin besok.


KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

16 jam lalu

KPK Diminta Usut Dugaan Suap Rekrutmen Hakim Agung

Boyamin mengapresiasi kinerja KPK yang mampu mencetak rekor dengan menetapkan seorang hakim agung sebagai tersangka, yaitu Sudrajad Dimyati.


Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

18 jam lalu

Gonjang ganjing Mahfud MD Soroti Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Apa Masalahnya?

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan dana Otsus Papua sejak 2001 yang dikeluarkan pemerintah mencapai angka Rp 1.000 triliun. Apa masalahnya?


KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

1 hari lalu

KPK Usul MA Rotasi Pegawainya Setiap Dua Tahun agar Suap Hakim Agung Tak Terulang

Alexander Marwata mengatakan KPK memberikan rekomendasi ke Mahkamah Agung untuk secara rutin merotasi pegawainya