Senin, 22 Oktober 2018

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai membagikan 7.500 sertifikat tanah kepada warga di Jakarta, Ahad, 20 Agustus 2017. Aditya Budiman/Tempo

    Presiden Jokowi memberikan keterangan pers usai membagikan 7.500 sertifikat tanah kepada warga di Jakarta, Ahad, 20 Agustus 2017. Aditya Budiman/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia menunggu permintaan maaf resmi dari pemerintah Malaysia ihwal insiden simbol bendera Merah Putih, yang dicetak terbalik. Presiden Jokowi menyesalkan insiden tersebut terjadi di ajang SEA Games 2017.

    "Kami menunggu permintaan maaf karena menyangkut kebanggaan dan nasionalisme," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Ahad, 20 Agustus 2017. Meski demikian, kepala negara meminta agar persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan.

    Baca Juga: SEA Games 2017: Polo Air Indonesia Kalahkan Malaysia 

    Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin Abu Bakar, akan menemui Menpora, Imam Nahrawi, untuk meminta maaf terkait gambar bendera Indonesia yang tercetak terbalik dalam buku panduan pelaksanaan SEA Games 2017.

    Rencananya pertemuan kedua menteri akan digelar pada, Ahad, 20 Agustus 2017 ini. Informasi ini disampaikan Penyelenggara SEA Games Malaysia (MASOC), diiringi dengan permintaan maaf resmi dari pihak panitia.

    Simak Juga:  Jokowi Targetkan Indonesia Menjadi Juara Umum SEA Games 2017

    "Kami ingin memohon maaf kepada rakyat Indonesia di atas kesilapan yang tidak disengajakan dalam mencetak bendera Indonesia dalam buku itu," begitu bunyi pernyataan tertulis MASOC, Sabtu, 19 Agustus 2017.

    Selain menyesali kesalahan pencetakan gambar bendera dalam buku yang telah diedarkan saat pesta pembukaan Sea Games 2017 itu, MASOC menyampaikan niat untuk terus menjaga hubungan baik dengan Indonesia. MASOC percaya hubungan erat di antara dua negara ini akan lebih kokoh di bawah semangat SEA Games. 

    ADITYA BUDIMAN | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.