ITB Kalah dari UGM, Ini Kata Rektor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus ITB. (itb.ac.id)

    Kampus ITB. (itb.ac.id)

    TEMPO.CO, Bandung -  Kementeiran Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengumumkan pemeringkatan perguruan tinggi. ITB yang tahun lalu berada di posisi 1, kini turun peringkat. “ITB kini rangking 2 nasional. Pertama UGM. Bagus kan UGM jadi benchmark,” kata Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi di kampusnya, di Bandung, Jumat, 18 Agustus 2017.

    Baca juga: UGM Geser ITB dalam Daftar Perguruan Tinggi Negeri Terbaik

    Kadarsah mengaku belum mengetahui  parameter yang dimenangkan UGM. “Kita belum lihat, karena kriterianya baru ini. Beda dengan tahun lalu. Ini kriteria baru yang diterapkan oleh Kementerian. (Parameternya banyak) saya gak hafal,” kata dia.

    Kendati demikian, Kadarsah mengapresiasi pemeringkatan perguruan tinggi nasional yang diumumkan Kementeiran Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi, Kamis, 17 Agustus 2017. “Baru kemarin diumumkan. Kita harus apresiasi. UGM sekarang jadi benchmark. Kan giliran, boleh. Salut, Ahhamdulillah. Kita harus maju bersama,” kata dia.

    Kadarsah mengatakan, kampusnya menerima hasil pemeringkatan itu. “Alhamdulillah itu adalah fakta, harus terima fakta apapun. Karena kata ‘De Masif’ ada 4 rumus: hidup ini anugerah, syukuri apa yang ada, jalani hidup ini, lakukan yang terbaik,” kata dia.

    Menurut Kadarsah, pemeringkatan itu bukan tujuan. “Rangking itu alat untuk mengukur tingkat kesehatan sebuah universitas, jadi jangan sekali-kali kita jadikan rangking sebagai tujuan. Karena ketika check-up di rumah sakit atau laboratorium kan yang diperiksa itu kesehatan badan kita bukan rangking berapa sehatnya. Jadi untuk diri kita sendiri supaya tahu di mana kurang sehatnya, di situ kita perbaiki,” kata dia.

    Kamis, 17 Agustus 2017, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengumumkan hasil klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia tahun 2017. Disebutkan, klasterisasi dialkan untuk memetakan perguruan tinggi di Indonesia guna meningkatkan mutu. “Klasterisasi atau perankingan perguruan tinggi ini ke depan diharapkan dapat menjadikan perguruan tinggi Indonesia semakin berkualitas,” kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhamad Nasir.

    Hasil pemeringkatan itu di antaranya ditujukan pada pemeringkatan pada perguruan tinggi yang masuk Klaseter 1:
    Universitas Gadjah Mada
    Institut Teknologi Bandung (ITB )
    Institut Pertanian Bogor
    Universitas Indonesia
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Universitas Diponegoro
    Universitas Airlangga
    Universitas Brawijaya
    Universitas Hasanuddin
    Universitas Negeri Yogyakarta
    Universitas Sebelas Maret
    Universitas Andalas
    Universitas Pendidikan Indonesia
    Universitas Padjajaran

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.