Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Puan Minta Para Mantan Presiden: Jauh di Mata Dekat di Hati

image-gnews
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (kiri), Menko Puan Maharani dan  Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, menghadiri peringatan hari kemerdekaan ke-72 di Istana Merdeka Jakarta, 17 Agustus 2017. TEMPO/Subekti.
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (kiri), Menko Puan Maharani dan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, menghadiri peringatan hari kemerdekaan ke-72 di Istana Merdeka Jakarta, 17 Agustus 2017. TEMPO/Subekti.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta para mantan Presiden Indonesia dan inkumben untuk tetap menjaga hubungan baik. Meskipun kemungkinan akan sulit berkumpul lagi seperti di perayaan HUT RI Ke-72, Puan meminta hal itu tidak menjadi penghalang.

"Alhamdulillah kalau bisa sering tampil bersama. Namun, jika tak bisa, ya harus jauh di mata dekat di hati," ujar Puan di Istana Kepresidenan, Jumat, 18 Agustus 2017.

Baca: Cerita Diplomasi Meja Makan Jokowi dan Mantan Presiden di Istana

Sebagaimana diketahui, kehadiran para mantan Presiden RI di Istana Kepresidenan kemarin menjadi sorotan. Sebab, kemarin menjadi peristiwa bersejarah di mana seluruh mantan Presiden Indonesia berkumpul di Istana untuk pertama kalinya dalam 13 tahun.

Pertemuan itu makin menarik karena berhasil mencairkan hubungan dingin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, ibu dari Puan, yang terbentuk sejak pertarungan mereka di pemilu 2004. Keduanya akhirnya bertemu di satu panggung, bahkan bersalaman.

Puan menjelaskan, maksud dari perkataan "Jauh di mata dan dekat di hati" adalah meskipun para mantan Presiden Indonesia dan inkumben berjauhan, tetapi tetap harus memperhatikan. Memperhatikan di sini, kata ia, bisa berupa saran, evaluasi, atau instropeksi atas kebijakan kebijakan yang ada.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Simak: Jusuf Kalla: Kehadiran SBY di HUT RI di Istana Tenangkan Politik

Ditanyai apakah pertemuan bersama para mantan dan inkumben perlu dirutinkan, Puan merasa hal itu bukan keharusan. Namun, ia tetap menganggap pertemuan seperti kemarin adalah hal yang baik.

"Saya kira baik suasana kekeluargaan, kerukunan. Tapi, tidak harus juga kalau ada acara di istana harus selalu bertemu. Ya, itu yang saya katakan, jauh di mata dekat di hati," ujar Puan mengakhiri.

ISTMAN MP

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Puan Maharani hingga Prabowo Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di Istana

3 hari lalu

Presiden Jokowi memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri tahun 2024 di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Puan Maharani hingga Prabowo Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri di Istana

Presiden Jokowi bertindak sebagai inspektur Upacara Prasetya Mulya di Istana Negara. Puan Maharani hingga Prabowo turut hadir.


Pro-Kontra Soal Revisi UU Wantimpres yang akan Aktifkan Lagi Dewan Pertimbangan Agung

7 hari lalu

Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis 11 Juli 2024. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Pro-Kontra Soal Revisi UU Wantimpres yang akan Aktifkan Lagi Dewan Pertimbangan Agung

Ganjar Pranowo mengatakan publik harus dilibatkan dalam proses perubahan Wantimpres menjadi DPA.


Taufiq Kiemas Meraih CNN Awards 2024, Ini Profil Suami Megawati

7 hari lalu

Taufiq Kiemas pertama kali mengenal Megawati saat mereka menjadi aktivis di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan bergabung di
Taufiq Kiemas Meraih CNN Awards 2024, Ini Profil Suami Megawati

Taufiq Kiemas meraih penghargaan Extraordinary Devotion to Unity and Nationalism dari CNN Awards 2024. Ini kiprah suami Megawati Soekarnoputri.


Setelah PKS dan Golkar, Kaesang akan Bertemu Puan Maharani

8 hari lalu

Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berbincang saat melakukan pertemuan di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2023. Dalam pertemuan tersebut Puan Maharani dan Kaesang Pangarep membahas situasi politik terkini menjelang Pemilu 2024 dan bersepakat bahwa Pemilu 2024 harus dijalani dalam situasi damai dan berjalan kondusif. TEMPO/M Taufan Rengganis
Setelah PKS dan Golkar, Kaesang akan Bertemu Puan Maharani

Kaesang mengatakan akan silaturahmi ke Puan karena sudah membuka pintu komunikasi kepadanya.


Puan Maharani soal Safari Politik Kaesang: Penting dan Harus Dilakukan

8 hari lalu

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kedua kiri) berjabat tangan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kedua kanan) didampingi Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi (kiri) dan Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman (kanan)saat melakukan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal yang seperti mencari kesepahaman mengenai isu politik, sekaligus membahas potensi kolaborasi, termasuk dalam Pilkada Serentak 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Puan Maharani soal Safari Politik Kaesang: Penting dan Harus Dilakukan

Kaesang sebelumnya melakukan kunjungan ke kantor Partai Keadilan Sejahtera pada Senin, 8 Juli 2024.


Puan Peringatkan agar Revisi UU Wantimpres Tidak Tabrak Konstitusi

8 hari lalu

Baleg DPR mengusulkan nama Wantimpres diganti menjadi Dewan Pertimbangan Agung dan jumlah anggotanya tanpa batas.
Puan Peringatkan agar Revisi UU Wantimpres Tidak Tabrak Konstitusi

Puan Maharani mengingatkan agar pembahasan revisi RUU Wantimpres tidak melanggar peraturan perundang-undangan.


Puan Maharani Targetkan Revisi UU Wantimpres Selesai Sebulan

8 hari lalu

Ketua DPR Puan Maharani menggelar konferensi pers di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juli 2024. TEMPO/Savero Aristia Wienanto
Puan Maharani Targetkan Revisi UU Wantimpres Selesai Sebulan

DPR menargetkan revisi UU Wantimpres cepat selesai.


Daftar Lengkap Struktur Pengurus DPP PDIP, Apa Posisi Puan Maharani?

8 hari lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto (kiri) bersiap memimpin pengucapan sumpah janji jabatan saat pelantikan pengurus DPP PDI Perjuangan masa bakti 2019-2024 yang diperpanjang hingga tahun 2025 di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juli 2024. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diantaranya melantik Puan Maharani sebagai Ketua Bidang Politik, Ganjar Pranowo sebagai Ketua Bidang Pemerintahan dan Otda, Yasonna H. Laoly sebagai Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Rakyat, Basuki Tjahaja Purnama sebagai Ketua Bidang Perekonomian dan Tri Rismaharini sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Daftar Lengkap Struktur Pengurus DPP PDIP, Apa Posisi Puan Maharani?

PDIP pimpinan Megawati telah umumkan susunan kepengurusan hingga 2025. Puan Maharani, Ahok, Ganjar, Utut Adianto sebagai apa?


Puan Maharani Desak Pemerintah Selesaikan Polemik Tapera hingga Starlink

8 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani, mengucapkan selamat merayakan Idul Adha 1445 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia, Senin 17 Juni 2024.
Puan Maharani Desak Pemerintah Selesaikan Polemik Tapera hingga Starlink

Ketua DPR Puan Maharani menyoroti sejumlah polemik yang terjadi di masyarakat mulai dari penyelenggaraan haji, Tapera, hingga judi online.


Puan Maharani Singgung Fenomena 'No Viral No Justice' dalam Sidang Paripurna

8 hari lalu

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah), Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus (kelima kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kelima kanan) dan Rachmat Gobel (keempat kiri) berfoto bersama dengan calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terpilih dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan IV tahun 2023-2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 April 2024. Rapat Paripurna tersebut menyetujui 7 calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) masa jabatan periode 2024-2029 dan pidato Ketua DPR RI pada penutupan masa persidangan IV tahun sidang 2023-2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Puan Maharani Singgung Fenomena 'No Viral No Justice' dalam Sidang Paripurna

Puan Maharani menyoroti berbagai fenomena memviralkan berbagai masalah karena aparat penegak hukum tidak responsif.