Paskibra Bercadar di 17 Agustus, Ponpes Idrisiyyah: Sudah 5 Kali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengibar bendera upacara HUT RI ke 72 di Cisayong, Tasikmalaya, mengenakan cadar. Mereka adalah siswi dari Pondok Pesantren Idrisiyyah. Kredit foto: Humas Ponpes Idrisiyyah

    Pengibar bendera upacara HUT RI ke 72 di Cisayong, Tasikmalaya, mengenakan cadar. Mereka adalah siswi dari Pondok Pesantren Idrisiyyah. Kredit foto: Humas Ponpes Idrisiyyah

    TEMPO.CO, Tasikmlaya - Pasukan pengibar bendera upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus di Kota Tasikmalaya yang mengenakan cadar yang fotonya sempat viral, tahun ini yang kelima kali. Upacara itu terjadi di Lapangan Lodaya Kecamatan Cisayong, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 17 Agustus 2017 pagi.

    Pelaksananya adalah para siswa siswi Madrasah Aliyah dan SMK Pondok Pesantren Idrisiyyah, yang berlokasi di Cisayong, Tasikmalaya. Delapan siswi yang tergabung dalam pasukan pengibar semua mengenakan cadar menutup wajah kecuali kedua bola mata.

    Menurut Kepala Divisi Public Relation Pesantren Idrisiyyah, Sandra Yusuf Fadris, di Kecamatan Cisayong, upacara bendera dalam rangka HUT RI 72 memang dilaksanakan oleh siswa siswi setingkat SMA atau MA.

    Baca :

    Ini Paskibra Bercadar Tampil di Upacara 17 Agustus di Tasikmalaya

    Tiap tahun ada pengundian untuk menentukan sekolah yang akan menjadi pelaksana pengibar bendera. Tahun ini, giliran Pesantren Idrisiyyah yang mendapat jatah.

    Ini bukan kali pertama Pesantren Idrisiyyah yang menjadi pelaksana. "Setidaknya sudah lima kali lah kami (sekolah kami) jadi pengibar," kata Sandra saat dikonfirmasi Tempo, Jum'at 18 Agustus 2017.

    Dalam kesempatan tahun ini, 25 orang Santri yang tergabung dalam Paskibraka tampil dihadapan Muspika Kecamatan Cisayong dan juga seluruh lapisan Masyarakat yang hadir mengikuti Upacara Peringatan HUT RI ke-72.

    Sandra menjelaskan keyakinan bagi wanita untuk mengenakan cadar, sudah diyakini oleh sekolah ini termasuk saat melaksanakan upacara bendera. Hal ini sesuai dengan ajaran Tarekat Idrisiyyah yang pertama kali masuk ke Tasikmalaya pada 1923. Menurut Sandra, di Tasikmalaya, Pesantren Idrisiyyah merupakan salah satu lembaga sekolah tertua.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.