Hari Konstitusi, Jusuf Kalla: Terkandung Visi Para Pendiri Bangsa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dalam acara sidang tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI - DPD RI dan Pidato Presiden dalam rangka penyampaian RAPBN 2018 dimulai. Senayan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dalam acara sidang tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI - DPD RI dan Pidato Presiden dalam rangka penyampaian RAPBN 2018 dimulai. Senayan, 16 Agustus 2017. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla hadir dalam Peringatan Hari Konstitusi pada Jumat, 18 Agustus 2017 di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat, Jakarta Selatan. Jusuf Kalla memberikan pidato pentingnya menjaga dan menjalankan konstitusi Republik Indonesia.

    Jusuf Kalla mengatakan dalam pidatonya bahwa memperingati hari konstitusi adalah kebahagiaan kita. Menurutnya konstitusi bagi setiap negara merupakan hal yang penting. "Konstitusi menjadi penting di suatu negara apapun," ujar dia.

    Baca :

    Jusuf Kalla: Kehadiran SBY di HUT RI di Istana Tenangkan Politik

    Pentingnya konstitusi negara juga ditekankan Jusuf Kalla mengingat sejarah bagaimana Founding Father (para pendiri bangsa) membentuk negara awal kemerdekaan.

    Selain itu, pada masa awal kemerdekaan demokrasi liberal sering terjadinya pergantian kabinet. "Semua proses itu menandakan bangsa ini sangat dinamis, bahwa sesuatu yang tidak sesuai memang harus diperbaiki," tambah dia.

    Konstitusi negara bagi Jusuf Kalla di dalamnya terdapat visi Founding Father. Dia menjelaskan visi itu harus dilihat untuk  menjalankannya ke depan.

    "Mudah-mudahan semua itu pada hari ini dapat  kita laksanakan Konstitusi Negara yaitu UUD 1945 demi kesejahteraan yang adil dan makmur bagi seluruh bangsa," pungkas dia.

    Acara Peringatan Hari Konstitusi berlangsung di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen Senayan pada pukul 09.00 WIB. Acara juga digabung dengan pelaksanaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat SLTA Se-Indonesia.

    SYAFIUL HADI | DA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.